Petugas tampak memeriksa identitas penumpang kapal yang baru turun di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali. Bagi mereka yang tidak melengkapi dengan identitas kependudukan akan dipulangkan kembali. (Foto: Sen)
KARANGASEM,
PERSPECTIVESNEWS – Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem, Bali mulai
dipadati arus balik Idul Fitri 2025, Kamis (3/4/2025).
Berdasarkan data yang diperoleh dari pihak ASDP Padang Bai,
selama dua hari (H+2 dan H+3) Idul Fitri 2025 terdapat 4.000 orang pemudik
telah tiba kembali di Bali melalui Pelabuhan Padang Bai.
Menyikapi meningkatnya arus balik lebaran di pelabuhan ujung
timur Bali ini, pengamanan dan pemeriksaan terhadap kendaraan, orang dan barang yang baru turun dari kapal ferry
mulai diperketat oleh anggota gabungan dari Polsek Padang Bai, TNI, dan Sat Pol
PP.
Kapolsek Padang Bai, Kompol. I Nyoman Merta Kariana, kepada pers
mengatakan, pemeriksaan dilakukan di dua pos berbeda, yakni untuk pemeriksaan
identitas atau KTP penumpang kapal dilakukan di Pos 1 Pelabuhan, sementara
untuk pemeriksaan kendaraan dan identitas penumpang dalam kendaraan
dilaksanakan di Pos 2.
Merta Kariana mengatakan, meningkatnya arus balik di
Pelabuhan Padang Bai sudah mulai terlihat dari H+2 Lebaran, di mana data posko
mencatat dari H+2 dan H+3 saat ini jumlah pemudik yang kembali dari kampung
halaman mereka dan tiba di Padang Bai sebanyak 4.000 orang. Jumlah tersebut
belum termasuk pemudik di dalam kendaraan yang jumlahnya mencapai 1.600 orang.
“Sudah ada 4.000
orang pemudik yang tiba di Padang Bai setelah merayakan Idul Fitri di kampung
halaman mereka. Jumlah kendaraan roda dua yang tiba berjumlah 800 unit,”
sebutnya.
Mulai meningkatnya arus balik ini petugas gabungan
memperketat pemeriksaan dan akan mengambil tindakan tegas terhadap warga yang
tiba di Bali namun tidak membawa KTP dengan memulangkannya ke daerah asal
menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Padang Bai. (djo)