Perspectives News

Arus Balik Pemudik dan Wisatawan Domestik Padati Pelabuhan Gilimanuk

 


 

Sejumlah kendaraan wisatawan domestik (wisdom) terpantau berdatangan di pintu masuk Bali, Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Rabu, (2/4/2025).  (Foto: Dik/Perspectives)

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Arus balik pemudik pasca-Idul Fitri di Pelabuhan Gilimanuk mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Di tengah arus kendaraan pemudik yang terus mengalir, wisatawan domestik (wisdom) juga terlihat memadati pintu masuk Pulau Bali melalui pelabuhan penyeberangan ini.

Pantauan pada Rabu (2/4/2025) menunjukkan, kendaraan pribadi berpelat nomor luar Bali mendominasi lalu lintas di Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk.

Ma'il, seorang wisatawan asal Malaysia, mengungkapkan bahwa ia sengaja datang ke Bali untuk menikmati libur Lebaran.

"Saya datang dari Malaysia, bertemu teman di Jakarta, lalu langsung ke Bali," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ini adalah kunjungan keduanya ke Pulau Dewata, dan ia mengaku belum menentukan destinasi wisata yang akan dikunjungi. "Saya ikut teman saja," tambahnya sambil tertawa.

Manajer PT ASDP Gilimanuk, Ryan Dewangga, menjelaskan bahwa terjadi peningkatan arus balik yang signifikan, mencapai 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan jumlah penumpang pejalan kaki," jelasnya.

Ia juga menambahkan, arus wisatawan domestik turut berkontribusi pada peningkatan tersebut.

"Dari 36 persen peningkatan lalu lintas penumpang, sebagian besar kemungkinan adalah wisatawan," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, ASDP Gilimanuk telah mengoperasikan 30 kapal.

"Dalam kondisi normal, kami mengoperasikan 30 kapal. Jika terjadi kepadatan, kami akan berkoordinasi dengan BPTD untuk menambah jumlah kapal hingga 35 unit," kata Ryan.

Diprediksi, puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini, seiring dengan berakhirnya masa liburan sekolah dan akhir pekan.

"Kami memperkirakan lonjakan signifikan akan terjadi pada H+5 dan H+6," pungkas Ryan.  (dik)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama