Perspectives News

Arus Balik H+3 Lebaran di Gilimanuk, Petugas Terapkan Pemeriksaan Ketat di Pintu Masuk dan Pos KTP

 

Petugas saat melakukan pemeriksaan kendaraan arus balik para pemudik di pintu masuk Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Kamis (3/4/2025). (Foto: Dik/Perspectives)

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Memasuki H+3 arus balik Lebaran 1446 H, Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, mengalami lonjakan jumlah kendaraan masuk ke Bali, pada Kamis (3/4/2025).

Petugas gabungan menerapkan pemeriksaan ketat kendaraan maupun identitas orang di pintu masuk Bali, Kelurahan Gilimanuk, Jembrana.

Dari pantauan, kepadatan arus balik didominasi oleh kendaraan kecil dan sepeda motor yang melintas melalui pintu masuk Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk, kemudian mengarah ke pos pemeriksaan KTP yang berada di Terminal Gilimanuk.

Guna memastikan keamanan serta mencegah masuknya barang terlarang, Polres Jembrana bersama petugas gabungan memperketat pemeriksaan di sejumlah titik strategis.

Pintu Masuk Bali di Pos 2 Gilimanuk menjadi fokus utama pemeriksaan dengan penggunaan metal detector, mirror, serta keterlibatan anjing pelacak dari Satwa K9 Polda Bali untuk mendeteksi barang terlarang.

Tak hanya di pintu masuk, pengawasan ketat juga dilakukan di Terminal Penumpang Gilimanuk.

Petugas dari Dinas Kependudukan Pemkab Jembrana, Satpol PP Kabupaten Jembrana, Linmas, serta aparat TNI melakukan pemeriksaan identitas penumpang guna memastikan keamanan dan ketertiban arus balik.

Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk mengamankan jalur Denpasar - Gilimanuk dan area Pelabuhan Gilimanuk dalam rangka Operasi Ketupat Agung 2025.

“Kami memastikan arus mudik dan balik berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Diperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Senin (7/4/2025), bertepatan dengan berakhirnya cuti bersama.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Jembrana telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas, penjagaan ketat, serta pengaturan arus kendaraan di titik-titik rawan kemacetan.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.  (dik)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama