Rektor Universitas Udayana menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kodam IX/Udayana (Foto : Humas Universitas Udayana)
BADUNG,
PERSPECTIVESNEWS - Universitas Udayana memberikan
klarifikasi resmi terkait Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kodam IX/Udayana,
menyusul munculnya berbagai tanggapan publik.
Universitas Udayana menegaskan bahwa kerja
sama ini tidak dimaksudkan untuk membawa praktik militer ke lingkungan kampus,
melainkan untuk memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan
mahasiswa.
Perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari
Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi (Kemendikbudristek) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang telah
ditandatangani pada 27 Oktober 2023. MoU tersebut bertujuan untuk menciptakan
sinergi dalam bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi.
Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I
Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., menegaskan bahwa ruang akademik dan kebebasan
berpikir tetap terjamin dalam kerja sama ini.
“Kami ingin meluruskan bahwa kerja sama ini
tidak akan mengintervensi ruang akademik atau kebebasan berpikir di kampus.
Seluruh program yang dijalankan bersifat edukatif, terbuka, dan partisipatif,”
ujar Prof. Ir. I Ketut Sudarsana,
Senin (31/3/2025).
Adapun kegiatan yang termasuk dalam kerja
sama ini meliputi: Kuliah umum oleh tokoh TNI
mengenai wawasan kebangsaan, Pelatihan
bela negara dengan pendekatan non-militeristik, Program pengabdian
masyarakat bersama di bidang ketahanan pangan dan teknologi tepat guna, Peningkatan kapasitas
sumber daya manusia (SDM) bagi prajurit aktif melalui akses pendidikan jenjang
S1, S2, dan S3 di Universitas Udayana.
Universitas Udayana menegaskan bahwa
seluruh program dalam kerja sama ini akan dijalankan sesuai dengan prinsip Tri
Dharma Perguruan Tinggi dan tetap berada di bawah kendali akademik. Selain itu,
kerja sama ini juga sejalan dengan berbagai bentuk kolaborasi yang telah
dilakukan Universitas Udayana dengan institusi lain dalam rangka meningkatkan
mutu pendidikan dan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi.
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap
transparansi dan nilai-nilai demokrasi, Universitas Udayana membuka ruang
dialog bagi mahasiswa maupun masyarakat yang ingin mendiskusikan substansi kerja
sama ini secara terbuka dan berbasis data. (angga)