Wali Kota Jaya Negara menyerahkan LKP Kota Denpasar ‘Unaudited’ Tahun 2024 kepada BPK RI Perwakilan Bali, di Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Rabu (26/3/2025). (Foto: Humas Dps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah (LKP) Kota Denpasar ‘Unaudited’ Tahun 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Bali.
Penyerahan yang berlangsung serentak bersama Pemerintah Provinsi Bali serta kabupaten/kota se-Bali ini diterima langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, di Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Rabu (26/3/2025).
Ada hal unik dan inovatif yang dilakukan Pemkot Denpasar dalam penyerahan laporan kali ini, yakni penggunaan Digital Q-Barcode. Dengan teknologi ini, laporan keuangan dapat dipindai (scan) langsung dan diakses secara keseluruhan melalui ponsel. Inovasi ini mendapat apresiasi dari Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira.
"Saya sangat mengapresiasi terobosan Pemkot Denpasar yang menggunakan Digital Q-Barcode dalam penyerahan laporan keuangan.
Hal ini mempermudah akses bagi kami dalam melakukan pemeriksaan serta menghemat anggaran dengan mengurangi penggunaan kertas. Saya harap kabupaten/kota lain di Bali dapat mengikuti langkah Pemkot Denpasar dalam penggunaan Digital Q-Barcode ini," ujar Satria Perwira di hadapan Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, para bupati se-Bali, Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Kepala Inspektorat se-Bali, serta undangan lainnya.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, juga mengapresiasi langkah inovatif ini.
"Saya atas nama Pemprov Bali mengapresiasi terobosan Pemkot Denpasar. Saya tadi mencoba langsung memindai Q-Barcode dan seluruh laporan keuangan dapat langsung diakses dengan mudah. Saya harap tahun depan seluruh kabupaten/kota di Bali dapat menerapkan sistem ini. Kita harus bergerak bersama dalam satu visi untuk kemajuan Bali," ungkapnya.
Lebih lanjut, Wakil Gubernur Bali juga mendorong pemerintah kabupaten/kota se-Bali untuk tidak hanya mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi juga terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Sementara itu, Jaya Negara mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari BPK dan Pemprov Bali.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Denpasar berkomitmen mendukung kelancaran proses pemeriksaan rutin oleh BPK RI serta memastikan kemudahan akses data dengan inovasi Digital Q-Barcode.
"Kami bersyukur dapat menyerahkan laporan keuangan tepat waktu. Tentunya, laporan ini masih memerlukan penyempurnaan, sehingga kami berharap bimbingan dan arahan dari BPK RI agar Kota Denpasar dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan mempertahankan predikat WTP," ujar Jaya Negara.
Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan dengan menyiapkan data pendukung serta memastikan pelaksanaan wawancara berjalan lancar. (ays/hum)