Perspectives News

IMI Bali Segera Miliki Sirkuit di Buleleng

 

Ketua Umum Pengprov IMI Bali Gusti Ngurah Anom (kiri) mengklaim bahwa masyarakat Buleleng khususnya Lumbanan setuju dibangun sirkuit untuk balap motor. Ini menjadikan pihaknya makin bersemangat untuk merealisasikannya. (Foto: djo)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Bali berencana membangun sirkuit road race atau balap motor di Kabupaten Buleleng di atas lahan seluas 5,7 hektare milik Pemprov Bali.

“Kami diberi waktu satu tahun untuk mewujudkan sirkuit di atas lahan milik Pemprov Bali seluas 5,7 hektare di kawasan Lumbanan, Kabupaten Buleleng. Jika satu tahun tidak ada pengerjaan, maka lahan tersebut ditarik kembali oleh Pemprov Bali,” ucap Ketua IMI Bali, Gusti Ngurah Anom ditemui saat Rakerprov IMI Bali di Denpasar, Rabu (19/2/2025).

Pria yang akrab disapa Ajik Krisna ini mengatakan, selama ini jika ingin menggelar road race satu-satunya venue yang memungkinkan adalah di kawasan Kantor Bupati Jembrana. Jika dihelat di jalan raya, lanjut pemilik Krisna Oleh-Oleh ini, tidak mungkin dilakukan karena mengganggu lalu lintas.

Karenanya, begitu ada bantuan lahan dari Pemprov Bali kepada IMI Bali di Buleleng, pihaknya menyambut positif dan segera mewujudkannya dengan membangun sirkuit untuk balap motor.

Dijelaskan Ajik Krisna, ia sudah mengeluarkan dana senilai Rp 1 miliar untuk pembangunan sirkuit di kawasan Lumbanan. hanya saja, kata dia, saat ini masih belum ada akses menuju lahan yang hendak dibangun sirkuit tersebut.

IMI Bali, menurutnya, sudah mengundang pemilik lahan yang bakal dibebaskan untuk keperluan akses jalan menuju kawasan Lumbanan seluas 8 meter. “Jika sudah ada pembebasan lahan untuk jalan maka Pemkab Buleleng nantinya yang akan membangun jalan,” imbuhnya.

Ditanya kapan target sirkuit di Lumbanan tersebut selesai, Ajik Krisna tidak secara pasti menyebutnya, hanya saja, ia berharap secepatnya selesai sehingga gelaran road race atau balap motor sudah bisa dilakukan di sirkuit Lumbanan tersebut.

Ajik Krisna mengatakan, potensi atlet balap motor di Bali sangat besar, hanya saja mereka memerlukan venue baik untuk latihan maupun gelaran kejuaraan balap motor. IMI Bali sendiri bertekad mencetak atlet balap motor yang nantinya menjadi wakil Bali ke event nasional dan PON.

Pihaknya juga telah menggelontorkan dana masing-masing Rp250 juta kepada IMI Kabupaten dan Kota di Bali untuk mengadakan kegiatan selama 2025 berkoordinasi dengan Pemkab dan Pemkot setempat sambil menunggu selesainya sirkuit di Lumbanan.

Dengan adanya sirkuit di Bali Utara (Buleleng), kata Ajik Krisna, maka pariwisata di daerah tersebut akan makin berkembang. Begitu pula jika digelar event kejuaraan yang melibatkan pembalap provinsi lain, maka akan banyak orang berwisata ke Buleleng, yang pada gilirannya UMKM di Buleleng akan tumbuh pesat. (djo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama