Toploker.com, kini menjadi sarana bagi lulusan SMA/SMK yang ingin mudah dan cepat mendapatkan pekerjaan.
SEMARANG, PERSPECTIVESNEWS- Founder Toploker.com sekaligus Rektor Universitas STEKOM (Universitas Sains dan Teknologi Komputer) Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom menegaskan, melamar kerja melalui Toploker.com hanya butuh waktu 1 (satu) detik saja.
Ini alasan Dr. Joseph terkait manfaat dari Toploker.com. “Dengan Toploker, untuk mencari kerja kini dijamin bakal lebih mudah dan menyenangkan. Hanya butuh waktu 1 detik saja dan cara ini bisa membantu siapa saja, kapan saja, dan dimana saja terkait ribuan lowongan kerja fresh dan up to date, bahkan setiap hari ditawarkan ribuan pilihan lowongan kerja,” tuturnya di Kampus STEKOM, Semarang, JawaTengah, Senin (18/3/2024).
Ditambahkan, dengan Toploker, memungkinkan siapapun bisa bekerja di seluruh provinsi se-Indonesia, seperti di Bali, Kalimantan, Batam, Papua atau dimana saja. Dan siapapun bisa melamar kerja sekarang juga.
“Mereka bisa membuat ratusan jenis CV (curriculum vitae) atau daftar riwayat hidup dengan cepat dan efisien, bahkan tersedia ratusan template CV yang bisa dipakai dan didownload gratis untuk melamar kerja ke sejumlah perusahaan,” tambah Dr. Joseph.
Toploker tak hanya sarana mencari kerja semudah belanja online, juga tersedia fasilitas wish list atau keranjang belanja lowongan kerja, yang memudahkan untuk menyiapkan semua lowongan pekerjaan yang diinginkan.
Dengan Toploker, setiap bulan diadakan acara virtual job fair berhadiah. Dan setiap Sabtu pada minggu terakhir, sejumlah perusahaan nasional hadir dengan menawarkan sejumlah lowongan kerja.
“Termasuk menghadirkan beberapa artis muda terkenal untuk memotivasi para calon pelamar kerja. Disediakan hadiah doorprize total senilai Rp 2 juta dalam setiap acara. Jadi sambil mencari kerja mendapat hadiah,” lanjut Dr. Joseph.
Masih tentang Toploker. Menurut Dr. Joseph lagi, tersedia ribuan soal tes masuk gratis buat latihan agar bisa tambah pintar dan semakin mudah untuk mendapatkan kerja, sehingga tidak perlu merasa takut dan bingung untuk menentukan langkah setelah lulus sekolah.
“Segera upgrade dulu kesiapan mental dan diri untuk mengerjakan ribuan soal latihan seperti soal Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), psikotes, TOEFL (Test of English as a Foreign Language) atau tes Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, atau soal-soal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK),” ajaknya.
Bila ditinjau dari sudut pandang sekolah/institusi pendidikan, Toploker.com bukan hanya sekadar platform pencarian kerja untuk siswa dan fresh graduate, tetapi sebagai sebuah sistem Elektronik Bursa Kerja Khusus (EBKK) terintregrasi untuk pengurus Bursa Kerja Khusus (BKK), dan Bimbingan Karier (BK) dalam mendukung persiapan karir siswa dan kebekerjaan lulusan.
Dengan dilengkapi sistem Tracer Study Mandiri, Toploker.com mempermudah tugas BKK dalam melacak jejak karir lulusan lebih dini tanpa terikat waktu. Informasi yang akurat dan up-to-date membantu BKK dalam menelusuri kebekerjaan siswa dan memperluas relasi mitra perusahaan.
Toploker.com membantu BKK dengan menyediakan akses ribuan lowongan kerja fresh up to date setiap hari dan di seluruh provinsi di Indonesia, gratis digunakan untuk seluruh sekolah pengguna Toploker.
Toploker.com menjadi sumber materi pembelajaran langsung dari dunia usaha dan dunia industri. Kebutuhan hard skill dan soft skill dunia kerja dapat dengan mudah diketahui lebih dini, sehingga sekolah dapat lebih mudah beradaptasi dalam penyesuaian kurikulum untuk siswa, soft skill dan hard skill siswa akan semakin link and match dengan kebutuhan dunia kerja.
Toploker.com secara konsisten setiap tahun memberikan puluhan beasiswa full biaya studi di STEKOM kepada siswa operator pengelola akun sekolah yang turut membantu pihak sekolah dalam pengelolaan EBKK. Hal ini dapat menjadi motivasi tambahan siswa dan meningkatkan capaian sekolah untuk jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
“Kami Universitas STEKOM dan TopLoker.com sangat berterimakasih atas dukungan dari para pengusaha, pemerintah, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kementerian Koperasi UMKM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kepemudaan dan Olahraga, dan Kementerian Perindustrian yang turut aktif dan terlibat dalam berbagai aktivitas kami,” tutup Dr. Joseph. (*/lan)