PBSI Bali Pastikan Hanya Pebulutangkis yang Ada di Listing Boleh Bertanding di Porprov Bali

Para peserta rapat Pengprov PBSI Bali bersama Pengkab dan Pengkot PBSI se-Bali berfoto bersama seusai rapat membahas Porprov Bali XV/2022, Minggu (23/10/2022) (FOTO: djo)
Share this post

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pengprov PBSI Bali memutuskan hanya pebulutangkis yang ada dalam listing (daftar) saja yang boleh bertanding di Porprov Bali XV/2022. Keputusan itu dicapai saat rapat pengurus yang dihadiri utusan seluruh Pengkab dan Pengkot PBSI se-Bali, di Denpasar, Minggu (23/10/2022).

“Pengkab dan Pengkot PBSI se-Bali sudah melakukan entry by name melalui KONI masing-masing ke KONI Bali tanggal 20 September lalu untuk diverifikasi Tim Keabsahan selanjutnya dikeluarkan listing nama-nama pebulutangkis,” ucap Ketua Umum PBSI Bali Wayan Winurjaya ditemui seusai rapat pengurus.

Winurjaya didampingi Sekum Tugus Palasara dan Wakil Ketua Chandra K, mengatakan, listing nama-nama pebulutangkis itulah nantinya menjadi pedoman PBSI dalam menegakkan aturan. Artinya, lanjut dia, pebulutangkis yang tidak ada dalam listing tidak boleh bertanding.

PBSI Bali sendiri, kata dia, tidak ingin ada atlet abal-abal bertanding di Porprov Bali, seperti pernah terjadi di porprov sebelumnya, sehingga terjadi saling gugat antara Pengkab/Pengkot PBSI. “Untuk kali ini klir, siapa yang ada dalam listing, dia boleh bertanding,” imbuhnya.

Selain soal listing pemain, rapat pengurus PBSI Bali bersama Pengkab dan Pengkot PBSI se-Bali juga sepakat memindah venue cabor bulutangkis dari GOR I Gusti Ngurah Rai ke GOR Anugerah Denpasar, 12-17 November. Rapat juga mengakomodir Pengkab Karangasem untuk mengikuti kategori beregu, dari sebelumnya tidak mendaftarkan diri.

Winurjaya mengatakan, para juara hasil Porprov Bali nanti akan ditempa di TC Pelatprov Bali untuk persiapan Pra-PON tahun depan. Ia mengakui untuk Pra-PON masih belum ada keputusan apakah kelompok umur 21 tahun atau 23 tahun yang boleh bertanding. “Nanti kalau sudah ada ketentuan mengenai umur berapa yang boleh bertanding di Pra-PON, maka juara juara 1 Porprov direkomendasi langsung masuk tim Pra-PON. Selain itu, pebulutangkis kategori dewasa yang punya poin ranking nasional langsung masuk skuad Pra-PON meski tidak tampil di Porprov Bali,” ujar Winurjaya. (djo)