Bupati Tamba Tanam Pohon Bumi Mahottama di RSU Kertayasa

Bupati Tamba saat tanam Pohon Bumi Mahottama di RSU Kertayasa.

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS– Rumah Sakit Umum Kertayasa yang beralamat di Jalan Ngurah Rai-Negara kini mulai melakukan koordinasi dan menjalin kedekatan tersendiri dengan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Di bawah kepemimpinan Bupati I Nengah Tamba dan wakilnya I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), kedekatan itu diwujudkannya dengan melakukan penandatanganan prasasti serta melakukan penanaman pohon Bumi Mahotama yang dipusatkan di halaman rumah sakit yang kini menyandang type D itu.

Dengan ditandatanganinya prasasti dan ditanamnya Pohon Bumi Mahotama ini, Bupati Tamba mengaku, kalau pohon tersebut awalnya sengaja didatangkan dari daerah Candi Mendut Yogyakarta.

“Bibit tanaman ini dulu kami datangkan dari Jawa. Dengan ditanamnya pohon ini, kita harapkan dapat memberikan kesejukan, keteduhan, kedamaian dan kenyamanan,” ujarnya.

Kata Bupati Tamba, RSU Kertayasa diminta agar dapat memberikan pelayanan secara optimal. ”Kami pastikan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, saya pastikan tidak ada dominasi rumah sakit tertentu. Namun demikian, semua ini tergantung dari para pemberi pelayanan itu sendiri. Maka itu saya harapkan berkompetisilah secara sehat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain pelayanan lebih dioptimalkan, Bupati Tamba juga minta agar keharmonisan dan koordinasi intern RSU dijalin lebih baik lagi. “Ini sangat penting. Dengan keharmonisan jalinan koordinasi sesama personil yang ada di RSU ini kami yakin pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan lebih baik,“ harapnya.

Kehadiran Bupati Tamba saat tiba di RSU Kertayasa disambut ketua yayasan Karya Suster Santo Fransiskus Semarang SR. Crescnentia, Dirut RSU Kertayasa dr. Mustika serta para Direktur Executif RSU Kertayasa.

Sementara ketua yayasan Karya Suster Santo Fransiskus SR. Crescnentia, mengaku kalau RSU Kertayasa akan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. ”Kami tentu sangat menyambut harapan bapak bupati. Di sisi lain, kami juga dari pihak rumah sakit akan siap memberikan pelayanan dan petunjuk dari bapak bupati,” ujarnya.

Kata Crescnentia, pihaknya berjanji akan memberikan pelayanan kesehatan dengan sentuhan kasih. ”Ini pelayanan istimewa yang merupakan prinsip jalan hidup pengabdian dari Santo Fransiskus,” pungkasnya.   (hmsj/utu)