Arya Wibawa: Hindupreneur Academy Harus Mampu Bangun Jiwa dan Semangat Kewirausahaan

Pelaksanaan Program Hindupreneur Academy di Grand Mirah Boutique, Jumat (15/10/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Penyelenggaran Hindupreneur Academy harus menjadi program yang mampu membangun jiwa dan semangat kewirausahaan anak muda Denpasar. Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, saat membuka Program Hindupreneur Academy bagi 16 wirausaha muda terpilih di Grand Mirah Boutique, Jumat (15/10/2021).

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, dan Ketua Yayasan Gatra Wirausaha, Sayu Ketut Sutrisna Dewi.

Program Hindupreneur Academy merupakan salah satu program pemulihan ekonomi selama masa pandemi yang digagas oleh Pemerintah Kota Denpasar dan dilaksanakan oleh Yayasan Gatra Wirausaha.

Program ini diperuntukkan bagi calon dan wirausaha muda pemula berusia 18-30 tahun. Selain untuk memberikan edukasi kewirausahaan, program ini bertujuan membantu penciptaan wirausaha baru dan pengembangan usaha bagi wirausaha muda Kota Denpasar.

Arya Wibawa berpendapat, generasi muda harus mampu mengeksplorasi potensi diri terutama membangun jiwa dan semangat kewirausahaan. Menurutnya, tumbuhnya sektor industri kreatif harus dibarengi dengan pengembangan ekonomi kreatif mengingat peluang besar yang dapat dimanfaatkan dari sektor ekonomi kreatif.

“Untuk memberikan ruang kreasi bagi insan muda, kami telah menyediakan Gedung Dharma Negara Alaya Kreatif Hub di kawasan lapangan Lumintang yang dapat memfasilitasi pengembangan ekonomi kreatif. Harapan besar kami dengan adanya pendidikan pelatihan Hindupreneur Academy dapat melahirkan pengusaha muda sukses Denpasar,” tandasnya.

Sementara Ketua Yayasan Gatra Wirausaha, Sayu Sutrisna Dewi, menyampaikan program Hindupreneur Academy telah dilaksanakan secara daring pada tanggal 4 Oktober 2021 yang diikuti oleh 158 peserta.

Diuraikan Sutrisna, bidang usaha yang diajukan cukup bervariasi, seperti industri kreatif, pertanian, perdagangan, dan jasa. Seleksi pertama yang cukup ketat dilakukan untuk memilih 16 peserta yang layak dinyatakan sebagai The Best 16.

“Kepada peserta The Best 16 diberikan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan selama 3 hari, mulai hari ini tanggal 15 sampai 17 Oktober 2021. Minggu depan, tepatnya tanggal 23-24 Oktober 2021, peserta The Best 16 akan bertarung untuk meraih The Best 10,” jelasnya.

Nantinya, peserta The Best 10 akan disediakan bantuan permodalan masing-masing sebesar Rp 10 juta dan diberikan pendampingan usaha sampai bulan Desember 2021.   (ari)