BI Gelar Fashion Show UMKM, Sandiaga: Produk UMKM Akan Lebih Dikenal dan Dicintai Masyarakat

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menggelar acara Puncak Bali Jagadhita Culture Week (BJCW) 2021 bertemakan “Sinergi, Globalisasi, dan Digitalisasi UMKM dan Sektor Pariwisata” yang dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring), Rabu (6/10/2021) kemarin.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, Anggota Komisi XI DPR RI, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Wakil Wali Kota Denpasar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, serta pelaku UMKM industri kreatif.

Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengapresiasi upaya Bank Indonesia untuk mendukung pemberdayaan ekonomi kreatif lewat sinergi dengan pemerintah dalam menyukseskan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Nasional Berwisata Indonesia (GBWI) melalui pelaksanaan kegiatan BJCW.

Sandiaga yakin fasilitas digital fitting room dan fashion show UMKM Bali Nusra dapat membuat produk UMKM lebih dikenal sehingga masyarakat lebih mencintai produk kreatif lokal buatan Indonesia. Tak lupa, Sandiaga juga mengajak agar seluruh pihak bersinergi menyiapkan produk kreatif Bali untuk memenuhi kebutuhan wisman maupun wisdom seiring dengan rencana pembukaan penerbangan di Bali.

Dalam sambutannya, Trisno Nugroho selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mengutarakan bahwa kegiatan BJCW ini selaras dengan pelaksanaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) tanggal 23-26 September 2021.

Dijelaskan Trisno, acara ini juga merupakan sinergi dengan GBBI dan GBWI. Berbeda dengan tahun sebelumnya, BJCW tahun ini memiliki ragam kegiatan tambahan, berupa peningkatan kapasitas UMKM dalam pemasaran, pembayaran digital melalui kegiatan onboarding UMKM se-Bali dan Nusa Tenggara (Balinustra), serta mendorong transaksi digital menggunakan QRIS.

Puncak BJCW kali ini menampilkan fashion show hasil kolaborasi antara UMKM tenun se-Balinustra dan desainer nasional. Pagelaran busana ini memperlihatkan potensi wastra (kain tradisional) Balinustra berupa produk jadi sehingga diharapkan akan membuka pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.

Selain itu, telah dilakukan juga seremoni pelepasan ekspor UMKM sebagai bentuk apresiasi kepada UMKM yang telah berhasil melakukan ekspor, serta peluncuran aplikasi Digital Fitting Room yang merupakan inovasi agar kain tradisional dapat lebih diterima oleh generasi muda.

Digital Fitting Room memungkinkan konsumen untuk mencoba produk pakaian yang diinginkannya secara virtual dan membantu konsumen untuk mengkombinasikan motif kain tradisional pada desain baju. Aplikasi ini juga menyediakan fitur postur tubuh ataupun ukuran yang sesuai keinginan calon konsumen. Inovasi ini diiharapkan dapat memberikan solusi kepada calon konsumen yang memiliki keraguan untuk membeli kain tradisional.

Mewakili Gubernur Bali, Dewa Made Indra selaku Sekretaris Daerah Provinsi Bali menyampaikan sambutan Gubernur Bali bahwa Provinsi Bali yang selama ini bertumpu pada sektor pariwisata kini akan mulai berkembang ke sektor-sektor ekonomi lainnya, termasuk industri ekonomi kreatif. Dewa juga menyampaikan statistik perekonomian Bali mulai bergerak naik pada triwulan II 2021 sebesar 2,83%.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Bank Indonesia ini untuk meningkatkan kapasitas UMKM lokal sehingga bisa mendongkrak perekonomian Bali.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo, menjelaskan bahwa BJCW 2021 memiliki semangat yang sama dengan Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI), di mana kegiatan ini meliputi pameran produk unggulan, pagelaran karya keratif, businessmatching dan businesscoaching untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM sehingga mampu menembus pasar global.

Selain fashion show dan peluncuran aplikasi Digital Fitting Room, acara puncak ini juga dimeriahkan oleh penampilan tarian kreatif oleh Sanggar Pancer Langit, penyanyi muda berbakat, Anggis Devaki, dan pemusik kebanggaan masyarakat Bali, Alffy Rev.   (ari)