Muay Thai Bali Pastikan Medali Perunggu di Tangan

Luh Mas Sri Diana Wati

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Cabang olahraga muay thai Bali melalui atlet satu-satunya yang tampil di PON XX/2020 atas nama Luh Mas Sri Diana Wati, sukses menembus babak final dalam kategori waikru putri.

Luh Mas memastikan medali perunggu di tangan setelah melaju ke babak final dengan bercokol di posisi dua dengan raihan poin 652 setelah melalui babak kualifikasi di GOR STT Gidi, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (27/9/2021).

Pelatih Muay Thai PON Bali I Wayan Suwita saat dikonfirmasi via sambungan telepon mengatakan, Luh Mas berada di bawah atlet Papua atas nama Tiara Lail Kurnia Menonggang dengan poin 672. Sementara di posisi tiga diraih Nadya Indah Royani dari Sulawesi Selatan dengan poin 640 dan posisi empat ditempati Novita Anggi Ayuni dari Bengkulu dengan poin 632.

Di kategori waikru putri di PON XX/2020 ini diikuti oleh 8 peserta yang mana kedelapan itu adalah provinsi yang telah lolos dalam Pra-PON.

“Sebenarnya medali perunggu sudah di tangan karena ada juara tiga bersama. Tapi, kami datang ke Papua kan tidak mencari perunggu, tapi mencari emas. Masih ada waktu recovery cukup panjang untuk menyiapkan laga final nanti,” kata Suwita.

Untuk babak final akan dihelat pada tanggal 3 Oktober 2021 mendatang. Waktu enam hari itu akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk meramu gerakan sembari recovery kebugaran Luh Mas.

“Dalam setiap penampilan diberikan waktu maksimal 5 menit. Tadi (Senin pagi-red) Luh Mas menyelesaikan gerakan dengan waktu 4 menit 49 detik. Jika lebih dari lima menit, dikenakan penalti begitu juga jika waktunya kurang dari 4 menit 30 detik,” beber Suwita.

Yang diwaspadai pihaknya kini adalah tuan rumah Papua yang bisa menjegal target emas itu. “Saya sudah tegaskan kepada Luh Mas, jangan itu dijadikan beban. Tetap fokus meramu gerakan selanjutnya dan yakin kita bisa berikan yang terbaik untuk Bali,” pungkasnya. (yus)