Peradi, FH Unud dan BPD Bali Selenggarakan PKPA

Ketua DPC Peradi Denpasar Budi Adnyana

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Kerja bareng antara Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Peradi di bawah pimpinan Ketua Umun Prof Dr. Otto Hasibuan, SH. MM menghelat Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) secara daring dan diikuti 35 peserta yang seluruhnya merupakan staf/karyawan BPD Bali.

Menurut  Ketua DPC Peradi Denpasar  Budi Adnyana, PKPA yang pembukaannya secara daring dilaksanakan Kamis (12/8/2021), merupakan inisiasi Peradi Denpasar dengan BPD Bali dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman rekan-rekan staf/karyawan BPD Bali di bidang hukum, dan litigasi khususnya terkait dengan persoalan-persoalan muncul dalam kegiatan perbankan.

Di samping itu dengan mengikuti PKPA ini  nantinya peserta bisa  mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) untuk akhirnya bisa diangkat dan disumpah sebagai seorang advokat.

Ditambahkan Budi Adnyana yang juga Wakil Sekjen DPN Peradi itu, peserta PKPA ini adalah karyawan BPD Bali membidangi atau sering bersinggungan dengan masalah hukum, seperti bidang hukum dan administrasi, bidang kredit, asisten officer  dan bidang terkait.

“PKPA ini didukung puluhan pengajar berkualitas baik dari advokat, akademisi maupun perancang perundang-undangan sehingga tidak hanya berkutat di teori tapi lebih banyak materi praktek, termasuk strategi yang baik dalam penanganan masalah hukum. Salah satu pengajarnya Ketua Umum DPN Peradi Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH.MM,” kata Budi Adnyana.

Direktur Kepatuhan BPD Bali Sutela Negara mengharapkan peserta PKPA serius mengikuti pendidikan ini agar  nantinya memiliki keterampilan hukum sehingga mitigasi dari segi hukum bisa di lakukan dengan lebih baik.

“Semakin banyak staf BPD Bali memliki keterampilan di bidang hukum maka keterbatasan sumber daya manusia bidang hukum di kantor pusat dapat dibantu rekan-rekan peserta pelatihan ini, khususnya masalah-masalah hukum yang sederhana/ringan seperti pendampingan sebagai sebagai saksi,” tegasnya.

Dekan FH Unud Dr Made Arya Sumertayasa, SH, MHum mengutarakan, PKPA ini merupakan PKPA angkatan keempat yang dilaksanakan kerja sama Peradi dan FH Unud. “Jika pada 3 PKPA sebelumnya pesertanya dari kalangan umum, sementara yang ke 4 ini khusus pesertanya adalah staf dan karyawan BPD Bali,” sebut Arya Sumertayasa.

Menurutnya, menjadi sesuatu yang sangat menarik karena pesertanya khusus kalangan terbatas dan tentu bertujuan agar staf BPD sebagai sebuah lembaga bisnis bisa  meminimalisasi risiko/masalah hukum baik hari maupun yang akan datang.

PKPA di BPD Bali dibuka secara resmi Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasiona Peradi bidang PKPA, Sertifikasi dan Kerjasama Antar Universitas Shalih  Manggara Sitompul , SH. MH.

Dalam sambutan pembukaannya, DPN Peradi memberikan apresiasi luar bisa kepada Direksi BPD Bali yang telah memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk mengikuti pendidikan profesi advokat ini.

“PKPA Peradi ini telah dilaksanakan sejak tahun 2005 dan mulai sejak itulah maka advokat yang sebelumnya diangkat Menteri Kehakiman, diangkat oleh Peradi sebagai organisasi advokat. Hal itu karena UU Advokat telah memberikan kewenangan kepada Peradi mengangkat Advokat termasuk juga menyelenggarakan PKPA,” tandas Shalih. (red)