Inovasi “Aku Waras” dan “Nayaka Prana” Pemkot Denpasar Masuk Top 99 KIPP

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, saat memaparkan kedua inovasi tersebut, Senin (12/7/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Inovasi Pemkot Denpasar dalam pelayanan publik kembali masuk dalam Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021 dari kelompok umum yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, memaparkan kedua inovasi tersebut, yakni “Aku Waras” inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan inovasi “Nayaka Prana” dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Denpasar, Senin (12/7/2021).

Pemaparan dilakukan secara daring yang didampingi Kadis Dukcapil, Dewa Gde Juli Artabrata, Kadis P3AP2KB, I Gusti Agung Sri Wetrawati, serta Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar, IB Alit Adhi Merta.

Dijelaskan, inovasi “Aku Waras” adalah inovasi Administrasi Kependudukan untuk Warga Denpasar berbasis web yang mana dalam inovasi ini memberikan tiga layanan program utama, yakni cek online berkas kependudukan, antrian online, dan formulir serta persyaratan pengurusan administrasi kependudukan.

Sementara inovasi “Nayaka Prana” dijelaskan Jaya Negara, memberikan pelayanan pengaduan kekerasan perempuan dan anak. Lahirnya inovasi ini melihat kendala yang terjadi di masyarakat berkaitan dengan ketersediaan layanan perlindungan perempuan dan anak.

Di samping itu kurangnya informasi hak-hak yang dimiliki, sulitnya akses mencapai layanan, serta biaya pendampingan dan konsultasi hukum yang relatif mahal.

Tambahnya, inovasi ini mengimplementasikan layanan yakni pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara, mediasi, dan pendampingan korban.

Strategi sosial dalam inovasi in, lanjut Jaya Negara, akan menangani kasus berjejaring dengan Polresta dan Polsek, satgas perlindungan anak di desa/kelurahan, aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di desa/kelurahan, Bapas Kelas I Denpasar, serta Yayasan pemerhati anak.

“Kami tetap berusaha meski dalam masa pandemi tetap memberikan pelayanan dan inovasi kepada masyarakat. Terobosan terus kita lakukan sejalan dengan visi kami menjadikan Kota Denpasar Kreatif Berbais Budaya menuju Denpasar Maju yakni maju, aman, dan unggul,” tukas Jaya Negara.

Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar, IB Alit Adhi Merta, menyampaikan tahun 2021 kembali inovasi Pemkot Denpasar masuk dalam Top 99 KIPP dari Kemenpan RB.

“Ini sudah masuk dalam tahun ketiga dari tahun 2019 lalu secara berturut-turut hingga tahun ini inovasi Denpasar masuk dalam Top 99, dan juga tahun sebelumnya telah masuk dalam Top 45,” ujarnya.

Pihaknya berharap inovasi Pemkot Denpasar dalam Top 99 tahun ini dapat lolos menjadi Top 45 KIPP 2021. (hum)Inovasi “Aku Waras” dan “Nayaka Prana” Pemkot Denpasar Masuk Top 99 KIPP