Cabor Pencak Silat PON Bali Revisi Target Medali

Gusti Made Semarajaya
Share this post

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Cabang olahraga pencak silat Bali mengaku dilema untuk merealisasikan target empat medali emas yang diberikan KONI Bali di ajang PON XX/2020 Papua, Oktober mendatang.

Kepala Pelatih Pencak Silat PON Bali Gusti Made Semarajaya di Denpasar, Minggu (4/7/2021) mengatakan, dengan kembalinya atlet berlatih mandiri akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, menyulitkan tim pelatih untuk melaksanakan persiapan dengan maksimal.

Dengan segala keterbatasan yang ada saat ini, menurutnya akan sulit bagi cabor pencak silat PON Bali mewujudkan target empat medali emas.

“Target emas itu kami tidak berani menargetkan empat, minimal nanti bisa membawa medali. Dengan ditarget empat emas, kami nanti orientasi pada faktor keberuntungan saja, karena satu sisi program sudah jalan, tetapi kini ada pembatasan-pembatasan lagi mulai hari ini sampai tanggal 20,” ujarnya.

Gusti Made Semarajaya mengimbau para atlet tetap menjaga imunitas dan pola makan di masa pandemi. Bila melaksanakan latihan mandiri, sebaiknya dilakukan di areal terbuka agar dapat menyerap sinar matahari dan mengedepankan protokol kesehatan.

“Dengan sisa waktu yang relatif singkat ini, kami imbau para atlet maupun pelatih yang mendampingi agar tetap menjaga imun, pola makan, dan istirahat yang cukup, kalau berlatih nanti dipilih tempat terbuka agar bisa kena sinar matahari,” harapnya.

Semarajaya menambahkan, untuk peta kekuatan lawan juga sulit diketahui mengingat try out ke luar daerah juga tidak dapat dilaksanakan.

Namun ia mengakui kondisi sulit saat ini pastinya juga dialami daerah lain, sehingga pertarungan di arena PON nanti, sangat ditentukan oleh kesiapan masing-masing atlet. (yus)