BI Bali Siapkan Penukaran Uang Rp 4,3 T, Buka sampai 11 Mei 2021

Trisno Nugroho

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menyiapkan penukaran uang selama Idul Fitri dari 12 April – 11 Mei 2021 sejumlah Rp 4,3 triliun.

Nilai tersebut terdiri dari pecahan Rp 100.000 (Rp 1.9 T), Rp 50.000 (Rp 1.7 T), Rp 20.000 (Rp 184,8 M), Rp 10.000 (Rp 294 M), Rp 5.000 (Rp 134,1 M), 2.000 (Rp 33,1 M), Rp 1.000 (Rp 33.2 M), Rp 500 (Rp 767 Jt), Rp 200 (Rp 472 Jt), Rp 100 (Rp 203 Jt).

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho menjelaskan, masyarakat Bali bisa menukarkan uang di loket penukaran di 227 titik yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Bali.

“Antusias warga dalam penukaran uang di 2021 dibanding tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19 secara umum menurun. Kebutuhan uang masyarakat pada periode Januari – April 2021 tersebut, bila dibandingkan pada periode yang sama Januari – April tahun 2020, tercatat mengalami penurunan sebesar Rp 2,1 triliun atau sebesar 44% (dari Rp 4,8 triliun menjadi Rp 2,7 triliun),” ungkap Trisno Nugroho dalam rilis di Denpasar, Jumat (7/5/2021).

Ditambahkan Trisno, BI tidak membuka layanan kas keliling serentak dengan perbankan untuk mencegah terjadinya kerumunan.

BI sudah mengumumkan 4.068 kantor Bank di seluruh Indonesia, khusus wilayah Bali ada 227 lokasi penukaran. “BI tidak membuka layanan penukaran langsung ke masyarakat. Masyarakat bisa menukar UPK75 untuk kebutuhan lebaran tanpa syarat KTP,” sambung Trisno.

Khusus proses penukaran uang tahun ini, Trisno mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan penukaran. Tidak menukarkan pada jasa penukaran tidak resmi. “Tukarkanlah di loket-loket Bank yang bekerjasama dengan BI dan tetap jaga prokes saat melakukan penukaran,“ imbaunya.

Sementara itu, loket penukaran uang dibuka sejak 12 April 2021 – 11 Mei 2021.   (ari)