Pemkot Denpasar dan FKUB Sepakati Aturan Kegiatan Keagamaan

Pemkot Denpasar bersama dengan FKUB menyepakati aturan pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (3/5/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pemerintah Kota Denpasar bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menyepakati aturan pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Hal tersebut tersepakati dalam pertemuan Pemkot Denpasar dengan FKUB di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (3/5/2021).

Sebagaimana diketahui pada Mei 2021 terdapat beberapa hari raya keagamaan seperti Hari Raya Katolik yakni Kenaikan Isa Almasih, Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan Hari Raya Waisak. Untuk itu Pemkot Denpasar dan FKUB berupaya mencegah terjadinya klaster baru Covid-19.

Pertemuan yang dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Pimpinan OPD terkait, dan Ketua FKUB Denpasar, Prof. I Nyoman Budiana ini bertujuan untuk merumuskan langkah dalam mencegah klaster Covid-19 dalam peringatan hari besar keagamaan.

“Diharapkan bersama-sama OPD terkait dan pemuka agama melakukan sosialisasi bersama di samping dari arahan Presiden RI terkait larangan mudik maupun langkah bersama dalam menekan angka kasus Covid-19 serta pelaksanaan vaksinasi di Kota Denpasar yang saat ini telah masuk pada zona oranye yang tidak boleh lengah,” tegas Wawali Arya Wibawa.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Pemkot Denpasar tidak melarang pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kota Denpasar, namun dilakukan dengan tetap disiplin prokes.

Sementara Ketua FKUB Denpasar, Prof. Nyoman Budiana, menyampaikan umat Islam di Kota Denpasar telah melakukan kesepakatan melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid dan mushola sesuai surat edaran dari Kementerian Agama.

Hal ini juga telah disampaikan Ketua MUI Denpasar, KH Saefudin Zaeni, dengan prosesi Takbiran yang juga dilaksanakan di dalam Masjid yang melibatkan 12 orang dan kegiatan halal bihalal yang melibatkan banyak orang tidak dilaksananakan.

Antisipasi ini tentu saja tidak mengurangi makna dan kesucian dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri. Beberapa hari raya dari umat Katolik, dan umat Buddha, pada Mei 2021 ini juga sepakat pada pengaturan kegiatan serta disiplin prokes.

“Satgas Covid-19 Pemkot Denpasar telah bekerja maksimal dalam menekan kasus. Kami FKUB mengharapkan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri suadara muslim dapat berjalan dengan baik, dan kesehatan dapat diperhatikan yang berkaitan dengan prokes,” ujar Budiana.   (hum)