Moscow State University Ajukan Kerja Sama dengan Pemkot Denpasar di Bidang Limbah

Moscow State University saat audiensi kerja sama dengan Pemkot Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (3/5/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Moscow State University mengajukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Denpasar di bidang penelitian limbah pertanian dan peternakan.  Hal ini disampaikan General Director Agro Eco Universum Moscow State University, Valeriy Vaynblat, saat beraudiensi dengan Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (3/5/2021).

Valeriy Vaynblat menyatakan maksud dan tujuan kunjungannya ini sebagai tahap lanjutan dari pihak Moscow State University yang sekaligus sebagai anggota Yayasan Agro Eco Universum (AEU).

Ia mengatakan, unit kegiatan yayasan tersebut antara lain budi daya tanaman kesehatan manusia dan kesehatan hewan ternak.

Kunjungan kali ini bertujuan mengembangkan dan menyusun rencana kerja sama, dengan beberapa tawaran ruang lingkup berhubungan dengan penelitian terhadap air limbah baik pertanian maupun limbah ternak.

Pelaksanaan penelitian proyek dan pengembangan dengan lokus di Kota Denpasar dan akan melibatkan mahasiswa lokal (Universitas Udayana) dengan tujuan memberi edukasi dari sistem teknologi asing sehingga nantinya dapat menjadi pengalaman bagi mahasiswa.

Lebih lanjut Valeriy Vaynblat mengatakan, AEU tidak saja berfokus terhadap penelitian akademis, namun juga penelitian yang akan dilakukan dalam skala kecil, hasil penelitian nantinya dapat berupa alat dan akan langsung diterapkan di objek penelitian.

“AEU dalam melaksanakan riset nantinya membutuhkan dukungan rekomendasi sumber pendanaan dari Pemerintah Kota Denpasar untuk mereka kerjasamakan dengan pihak-pihak lain,” ungkapnya.

Wali Kota Jaya Negara menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari Tim Moscow University khususnya di situasi pandemi.

Ia mengatakan Pemkot Denpasar pada prinsipnya membuka komunikasi, diskusi secara detail, serta dukungan rekomendasi diselenggarakannya penelitian oleh AEU dengan sumber pendanaan dari AEU dan pihak-pihak lain.

Hanya saja untuk ruang lingkup yang akan dikerjasamakan yang nantinya dilakukan riset skala kecil agar dikomunikasikan lebih lanjut dengan Bagian Kerja Sama sebagai fasilitator kerja sama daerah dengan lembaga asing dengan program memfasilitasi kerja sama luar negeri. (hum)