Wali Kota Blitar Kukuhkan Pengurus FKUB, Diharapkan Jadi Penggerak Persatuan dan Kesatuan

Wali Kota Blitar saat mengukuhkan Dewan Penasehat dan Pengurus FKUB Blitar.

BLITAR, PERSPECTIVESNEWS– Wali Kota Blitar Drs. Santoso, M.Pd mengukuhkan Dewan Penasehat serta Dewan Pengurus Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB) masa bhakti 2021-2024, bertempat di Balai Kota Kusumo Wicitro, Senin (12/4/2021).

FKUB menjadi salah satu poin penting yang masuk dalam visi misi mewujudkan keberagaman, religius dan nasionalis di Bumi Proklamator. Itu sebabnya, Pemerintah Kota Blitar terus berupaya memelihara keberagaman dan persatuan antar umat beragama.

Pengukuhan juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi dan Kapolresta Blitar AKBP Dr. Yudhi Setiawan. Susunan Dewan Penasehat serta Dewan Pengurus Forum Kerukunan Umar Beragama (FKUB) yang bertugas membantu Kepala Daerah merumuskan kebijakan pemeliharaan umat beragama berdasarkan SK Walikota Blitar No. 88/113/HK/410.010.2/2021 tentang Forum Kerukunan Umat Beragama.

Susunan keanggotaan Dewan Penasehat FKUB Kota Blitar masa bhakti 2021-2024 meliputi: Ketua: Wakil Wali Kota Blitar Ir. Tjutjuk Soenario, Wakil Ketua: Kepala Kementrian Agama Kota Blitar, Sekretaris: Kabag Bakesbangpol BPBD Kota Blitar Drs. Hakim Sisworo.

Untuk susunan Pengurus FKUB Kota Blitar masa bhakti 2021-2024 meliputi: Ketua Drs. H. Sukri M.M dari unsur Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Blitar, Sekretaris: Ahmad Taib, S. Ag dari Nahdlatul Ulama, Bendahara Hj. Sri Lestari dari unsur Aisyiyah.

Adapun anggota meliputi unsur dari perwakilan agama yang ada di Kota Blitar termasuk Kristen, Katholik, Buddha, Hindu Dharma dan Konghucu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar Drs. Santoso mengungkapkan harapannya agar para pengurus yang baru mampu menerjemahkan tugasnya sebagai pengayom umat beragama di Kota Blitar secara adil.

“Saya harap para pengurus dapat memfasilitasi umat beragama di Kota Blitar, menjadi penjembatan sekaligus wadah kerukunan umat beragama yang menjunjung tinggi nilai Pancasila. Ke depannya dari para pengurus FKUB dapat menjadi penggerak persatuan dan kesatuan umat beragama di Kota Blitar,” jelas Drs. Santoso kepada awak media.   (the)