Usai Nyoblos, Bupati Artha Pantau Pemungutan Suara di Sejumlah TPS

Bupati Jembrana I Putu Artha saat melakukan pemantauan di sejumlah TPS Rabu (9/12/2020)

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS – Perhelatan pesta demokasi Pilkada serentak tahun 2020 telah berlangsung, Rabu (9/12/2020). Khusus di Kabupaten Jembrana, seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya. Tanpa terkecuali Bupati Jembrana I Putu Artha juga menyalurkan hak pilih suaranya.

Di damping istri Ny Ari Sugianti Artha, Bupati Artha bersama ketiga anaknya dan menantunya mencoblos di TPS 1, Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya yang jaraknya cukup dekat sekitar 200 meter dari rumahnya.

Meski seorang bupati, ia tetap mengikuti tahapan pemilihan sesuai ketentuan. Sementara Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mencoblos di TPS 1 Banjar Cepaka Desa Pangyangan Kecamatan Pekutatan.

Usai melaksanakan pencoblosan, Bupati Artha kemudian melakukan pemantauan ke sejumlah titik TPS di Melaya hingga Kecamatan Jembrana. Dari pemantauan yang dilakukan bersama Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf. Hasrifudin Haruna secara umum pelaksanaan pilkada Jembrana tahun 2020 ini berjalan lancar dan kondusif.

Antusiasme masyarakat dalam memberikan hak suara juga sudah sangat baik sesuai dengan target KPU Jembrana minimal tingkat partisipasi masyarakat 85%.

“Khusus untuk penerapan protokol kesehatan, baik petugas maupun masyarakat sudah dilaksanakan dengan baik, dilihat dari petugas menggunakan APD lengkap, dan kehadiran masyarakat juga sudah sesuai dengan waktu undangan sehingga kerumunan masyarakat saat mencoblos dapat dihindari,” ucapnya.

Lebih lanjut Bupati Artha berharap kepada seluruh masyarakat Jembrana dapat menghormati hasil Pilkada Jembrana tahun 2020 ini. Apapun hasilnya, itu merupakan pilihan bersama. Siapapun yang memperoleh suara terbanyak dialah yang terbaik untuk memimpin Jembrana ke depan.

Selain itu, pihaknya juga berharap kepada calon terpilih nantinya bisa melajutkan program-program yang selama ini sudah berjalan baik di Kabupaten Jembrana.

“Kita boleh berbeda, tapi siapa pun yang mendapat suara terbanyak harus kita hormati dan dukung itulah bentuk dari kedewasaan dalam berdemokrasi,” ujar Bupati Artha. (utu)