Atlet 10 Cabor yang Dicoret dari PON xx/2020 Papua Diminta Tetap Berlatih

Maryoto Subekti

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS KONI Bali meminta atlet Bali dari 10 cabang olahraga yang dicoret dari PON XX/2020 Papua supaya tetap berlatih. Hal itu untuk berjaga-jaga jika terjadi perubahan jelang PON XX, Oktober 2020 mendatang.

Wakil Ketua KONI Bali, Maryoto Subekti mengatakan, dari 10 cabor yang tidak jadi dipertandingkan di PON Papua itu, terdapat 60 atlet Bali yang telah mengantongi tiket PON.

Seperti pernah diberitakan, PON XX/2020 Papua semula mempertandingkan sebanyak 47 cabor. Namun karena berbagai keterbatasan tuan rumah, maka ada 10 cabor dicoret sehingga PON nanti mempertandingkan 37 cabor.

Maryoto yang juga Ketua Harian Indonesia Woodball Association (IWbA) Bali, dimana cabor ini termasuk satu dari 10 yang tidak jadi dipertandingkan, mengatakan permintaan KONI Bali agar atlet 10 cabor tetap berlatih sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu cabor yang dicoret itu mendadak dipertandingkan.

“Namanya di Indonesia, apapun bisa saja terjadi. Sekarang memang sudah dicoret dari daftar cabor yang dipertandingkan. Siapa tahu dalam perkembangannya ada perubahan dan mendadak dipertandingkan. Ini jelas harus diwaspadai,” ucap Maryoto Subekti di Denpasar, Kamis (16/1/2020).

Ke-10 Cabor yang dicoret itu meliputi balap sepeda, bridge, cricket, dansa, gateball, petanque, ski air, soft tenis, tenis meja dan woodball. Sementara sampai saat ini PON Papua baru merilis akan mempertandingkan 37 cabor saja di multi event empat tahunan antarprovinsi.

Kata Maryoto Subekti, beberapa saat jelang PON bisa saja terjadi perkembangan lain. Sebab, ada arah 10 cabor itu kembali dipertandingkan. Meskipun belum diumumkan secara resmi. Artinya, potensi dipertandingkan di PON Papua masih tetap terbuka.  Apalagi PB dari 10 cabor tersebut masih terus berupaya melakukan perjuangan agar bisa dipertandingkan.

“Sejauh mana proses perjuangannya kami tidak paham betul. Yang jelas informasi masih terus diperjuangkan agar benar-benar dipertandingkan. Bahkan informasinya sudah sampai Menpora dan DPR RI upaya lobinya,” tegas Maryoto Subekti.

Dengan kondisi seperti itu makanya KONI Bali berharap sekitar 60 orang atlet dari 10 cabor itu agar terus konsisten melakukan latihan. Apalagi itu hitungan 5 cabor menjadi andalan Bali diproyeksikan meraih medali. Jika sampai berhenti latihan, nanti mendadak dipertandingkan, jelas akan kelabakan.

Lima cabor yang berpeluang besar menyabet medali emas bagi Bali itu seperti dansa, cricket, petanque, woodball, dan gateball. Bahkan dari 5 cabor itu diyakini mampu menyumbangkan sekitar 10 emas di PON Papua jika benar-benar dipertandingkan nantinya. Karena itu masuk cabor peraih medali saat di PON Jawa Barat tahun 2016 lalu.(rup)