PBSI Bali Bakal Kirim Pebulutangkis Juara Kejurprov ke Kejurnas

Ketua Umum PBSI Bali Wayan Winurjaya (tengah) dan beberapa pengurus PBSI Bali lainnya foto bersama di sela-sela Kejurprov Bulutangkis di GOR Anugerah Denpasar, Jumat (25/10/2019).

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bali akan mengirim para jawara Kejurprov Bulutangkis 2019, yang berakhir Jumat (25/10/2019) di GOR Anugerah, Denpasar ke kejurnas pada Desember mendatang.

Ketua Umum PBSI Bali, Wayan Winurjaya di sela-sela penutupan Kejurprov Bulutangkis, kemarin mengatakan, para jawara yang dikirim ke kejurnas hanya untuk kategori taruna dan dewasa saja.

“Kami utamakan yang juara I taruna dan dewasa di kejurprov ini yang dikirim ke kejurnas, tapi melihat kuota juga nantinya. Memang di kategori itu jenjangnya sudah harus ke kejurnas,” ucap Wayan Winurjaya.

Disebutkan Winurjaya, di dua kategori ini ada  pemain Pra-PON Bali yang turun dan jika keluar sebagai juara, tentu tetap diikutsertakan ke kejurnas nanti. “Jadi kejurprov ini bisa dibilang pemanasan sebelum mereka melangkah ke Pra-PON ini, karena kejurnas hajatannya digelar usai Pra-PON,” imbuh Winurjaya.

Lalu, kategori di bawah taruna dan dewasa seperti remaja, diakui Winurjaya bakal diproyeksikan untuk menghuni Pelatprov PBSI Bali. Namun mekanismenya nanti segera akan dibahas dengan pengurus lainnya, terutama dari pihak Binpres PBSI Bali.

Kemudian untuk pemula, anak-anak dan usia dini memang dikhususkan untuk pembinaan. Di kejurprov tahun ini, peserta di tiga kategori itu lumayan banyak. Selain sebagai stimulus, kejurprov ini bisa dipergunakan sebagai wadah bagi klub masing-masing untuk melihat proses latihan atlet-atlet belia.

“Kami melihat antusias pemain belia begitu bersemangat. Apalagi orang tua mereka datang langsung men-support anak-anaknya langsung. Kami berharap regenerasi terus berjalan dan berkesinambungan. Sehingga pada saatnya nanti saat menginjak dewasa, bisa memperkuat daerahnya masing-masing seperti ajang Porprov Bali,” tandas Winurjaya.

Sayangnya, dari sembilan kabupaten/kota, hanya Jembrana saja yang absen tanpa ada wakil di kejurprov ini. Di event ini, pebulutangkis mewakili klub atau perkumpulan yang sah dan memiliki SK dari masing-masing daerah. Proses pendaftarannya sendiri lewat Pengkot/Pengkab PBSI melalui Sistem Informasi (SI) PBSI.(jos)