Kembangkan Agrowisata Kakao, Pemkab Jembrana Gelar Workshop “Si Pekak Lari”

Dinas Pertanian dan Pangan menggelar workshop dalam upaya mengembangkan agrowisata kakao di Jembrana.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Guna mengembangkan agrowisata kakao di Jembrana, Pemkab Jembrana menggelar workshop “Si Pekak Lari”, belum lama ini.

Acara ini dihadiri Asisten I Pemerintahan I Nengah Ledang yang mewakili Bupati Jembrana, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Wayan Sutama, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jembrana, Mitra Kerja, Kalimajari, Buyer Kakao Jembrana, kelian subak se-Jembrana, pengurus Koperasi Kerta Semaya Samaniya, pemerhati kakao, serta seluruh undangan workshop.

Bupati Jembrana I Putu Artha dalam sambutan dibacakan Asisten I, I Nengah Ledang, mengatakan, workshop ini sebagai upaya mengantisipasi percepatan pencapaian peningkatan produktivitas dan kualitas produk kakao di Jembrana.

“Saya mengapresiasi penerapan inovasi Sinergi Pengembangan Kawasan Kakao Lestari (Si Pekak Lari) sebagai destinasi agrowisata  sebagai acuan dan pedoman mensinergikan program ini dengan berbagai stakeholder,” terang Ledang.

Dijelaskan, melalui workshop dapat menghasilkan rumusan-rumusan strategis dalam upaya pengembangan budidaya kakao di Jembrana, serta dengan adanya peningkatan produksi secara signifikan.

I Nengah Ledang (kanan)

“Saya tegaskan khusunya kepada Subak Abian Peserta Sertifikasi untuk dapat mengikuti kegaitan ini dengan baik agar memberikan manfaat serta peningkatan informasi dalam rangka menyukseskan kegiatan usaha taninya di lapangan,” kata Ledang.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama mengatakan, program Si Pekak Lari merupakan program terbaru untuk pengembangan kakao menjadi sebuah agrowisata di Kabupaten Jembrana.

“Si Pekak Lari sebagai wujud inovasi sekaligus sebagai leverage (daya ungkit) percepatan peningkatan produktivitas dan produksi serta kualitas produk unggulan kakao di Kabupaten Jembrana,”ujarnya.

Selanjutnya tujuan workshop ini adalah menyamakan persepsi serta mengakomodasi aspirasi berbagai stakeholder terkait, guna membangun sinergi dari hulu sampai hilir dalam upaya pengembangan dan pemberdayaan komoditas unggulan kakao di Kabupaten Jembrana.

Workshop Si Pekak Lari dilaksanakan sehari dan dihadiri 50 peserta terdiri dari pelaku usaha tani kakao, para buyer, pihak perbankan, Yayasan Kalimajari, KSS dan unsur pemerintah Kabupaten Jembrana.(utu)