KONI Bali Benarkan Terima Surat dari PB TI Soal Pergantian Lan Ananda

Share this post

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS – Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi membenarkan pihaknya telah menerima surat dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) tentang pergantian Ketua Umum Pengprov TI Bali, AA Ngurah Lanang Agung Ananda.

“Iya benar, KONI Bali sudah menerima tembusan surat dari PB TI hari Jumat (6/9/2019),” ucap Suwandi didampingi Wakil Ketua KONI Bali Maryoto Subekti dan Ketua Pelaksana Porprov Bali XIV/2019 Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan, Sabtu (7/9/2019).

Suwandi menyatakan isi surat yang ditandatangani Ketua Umum PB TI Thamrin Marzuki tertanggal 5 September 2019 tersebut, antara lain soal pergantian Ketua Umum TI Bali periode 2015-2019 Lan Ananda kepada penggantinya I Ketut Sugiartha sebagai pelaksana tugas harian.

Menurut Suwandi, soal pergantian ketua umum di dalam organisasi merupakan masalah internal organisasi itu sendiri, dan KONI Bali tidak akan mencampurinya. Pihaknya berharap jika memang di tubuh organisasi ada persoalan, hendaknya segera diselesaikan secara internal.

“Pelaksana tugas harian itu seperti surat dari PB TI, menyiapkan paling lambat dalam waktu 6 bulan ke depan untuk melaksanakan musprov TI Bali,” ucap Suwandi sembari menambahkan kenapa surat dari PB TI ini keluar di tengah sedang ada gelaran Porprov Bali di Tabanan.

Sementara Ketua Pelaksana Porprov Bali XIV/2019, Dewa Ary Wirawan mengatakan, cabor taekwondo dipertandingkan di porprov mulai tanggal 10 September mendatang, atau sehari pascapembukaan.

Technical Delegates (TD) cabor taekwondo juga sudah menggelar pertemuan atau pra-technical meeting dengan para Pengkab TI se-Bali, dan melahirkan beberapa poin. Sehingga apa yang sudah dihasilkan tersebut tidak diutak-atik lagi.

Anak Agung Lan Ananda

“Seperti misalnya keputusan tidak merekomendasi taekwondoin bertanding di Porprov Bali XIV kalau nantinya tidak bersedia mewakili Bali ke Pra-PON maupun PON, hendaknya tidak dianulir oleh Plh Ketum TI Bali,” ucap Dewa Ary.

Dewa Ary juga mengatakan, pergantian Ketua Umum TI Bali hendaknya tidak sampai memunculkan masalah di ajang porprov, yang untuk cabor taekwondo tinggal teknis pelaksanaannya saja.

“Kalau nantinya ternyata pergantian tersebut menyebabkan persoalan di porprov, maka kami akan mencoret dan tidak mempertandingkan taekwondo di Porprov Bali XIV,” ujar Dewa Ary mengingatkan.

Secara terpisah, Lan Ananda dihubungi petang kemarin membenarkan PB TI telah menerbitkan surat yang membatalkan izin perpanjangan masa bhakti dirinyaa sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia Provinsi Bali. Sehingga begitu menerima salinan surat tersebut pada pukul 12.00 Wita Jumat (6/9/2019) dirinya tidak melanjutkan tugas sebagai ketum lagi.

“Seharusnya masa bhakti saya berakhir Oktober 2019, namun karena adanya kepentingan yang berhubungan dengan Porprov maka surat izin perpanjangan masa bhakti dipercepat, padahal masa bhakti saya yang seharusnya berakhir bulan Juni yang lalu dan diperpanjang sampai Oktober karena adanya Porprov dan Pra-PON di bulan September ini. Saya melihat adanya kepentingan kontingen besar yang berkepentingan dengan percepatan masa bhakti saya, karena ketentuan dan aturan tidak akan bisa diutak-atik kalau saya yang masih menjadi ketua pengprovnya,” ujar pria yang terkenal taat aturan dan vokal ini.

Lan melihat ada banyak kejanggalan dari terbitnya surat dari PB TI, dan akan memperlihatkan berbagai kejanggalan tersebut pekan depan karena dirinya saat ini sedang ada upacara adat.

“Jadi surat ini memang sudah dapat diprediksi oleh semua pengurus TI Provinsi Bali,” pungkasnya.(git)