Ujian Profesi Advokat Peradi Seluruh Indonesia Diikuti 7.785 Peserta, di Denpasar 184 Orang

Share this post

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyelenggarakan ujian profesi advokat tahun 2019 secara serentak di 39 kota seluruh Indonesia pada Sabtu (31/8/2019).

Ujian profesi advokat ini diikuti 7.785 orang dan untuk di Denpasar digelar di Hotel Santi dengan peserta ujian sebanyak 184 calon advakat. Hadir dalam kesempatan itu, Hendra Dinatha SH, MH dari perwakilan Dewan Pimpinan Nasional Peradi.

Dalam sambutannya Hendra Dinatha mengatakan, untuk menjadi seorang advokat, berdasarkan Pasal 3 ayat (1) huruf f Undang-Undang No.l8 Tahun 2003 tentang Advokat, harus terlebih dahulu lulus ujian profesi advokat yang diselenggarakan oleh organisasi advokat, dengan demikian Peradi selaku organisasi advokat berkewajiban menyelenggarakan ujian profesi advokat.

“Sejak lahirnya Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat, ujian profesi advokat tahun 2019 yang saat ini dilaksanakan adalah ujian ke-20,” ucapnya.

Terkait jumlah peserta tahun ini sebanyak 7.785 orang, dia mengatakan jumlah tersebut mengalami peningkatan karena tahun sebelumnya diikuti sebanyak 6.100 peserta.

“Ini membuktikan besarnya kepercayaan yang diberikan kepada Peradi sebagai penyelenggara yang profesional dan kredibel guna melahirkan advokat-advokat yang berkualitas dan terhormat,” imbuhnya.

Para peserta ujian advokat di Denpasar (FOTO: ist)

Hendra juga menjelaskan, lulus ujian adalah salah satu syarat untuk dapat diangkat menjadi advokat oleh Peradi, dan kemudian diambil sumpah oleh Pengadilan Tinggi setempat, selanjutnya, bagi peserta yang lulus ujian diwajibkan mengurus segala persyaratan yang ditentukan UU Advokat untuk ditindaklanjuti oleh Peradi dengan melakukan pengangkatan dan permohonan untuk bersumpah kepada Pengadilan Tinggi di seluruh Indonesia.

Sementara Ketua Peradi Denpasar Budi Adnyana,SH.MH, di sela ujian advokat mengatakan, animo masyarakat menjadi seorang advokat sangat tinggi, dimana  DPC Peradi Denpasar banyak diminta oleh perguruan  tinggi di Bali untuk bekerja sama dalam rangka pendidikan khusus profesi advokat.

“Ini membuktikan Peradi  sangat dipercaya oleh masyarakat dan dunia pendidikan untuk  melaksanakan pendidikan dan ujian  sebagaimana yang dilakukan hari ini,” ujarnya.

Peserta ujian yang berjumlah 184 orang ini adalah peserta terbanyak selama ini, dibandingkan dengan ujian advokat tahun lalu yang hanya 165 peserta.

Budi berharap kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat ini harus diikuti dengan komitmen  bagi advokat nantinya untuk dapat menjaga  kehormatan profesi mulia ini ( Officium Nobile).(jok)