Saatnya Bali United Ambilalih Pimpinan Klasemen Liga 1

Share this post

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Bali United bakal dijamu Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada Kamis (15/8/2019). Laga ini menjadi kans Serdadu Tridatu menggeser Tira Persikabo dari puncak klasemen, sebab kedua tim hanya terpaut 1 poin (Tira Persikabo poin 29 dan Bali United 28).

Jika laga nanti penggawa besutan pelatih kepala Stefano Cugurra itu menang, maka posisinya nangkring di puncak klasemen, sebaliknya  jika kalah, jarak poin dengan Tira Persikabo semakin jauh.

Menurut pelatih berpaspor Brazil yang akrab disapa Teco, punggawanya sangat siap meladeni tuan rumah nanti. Terlebih para pemainnya kini dalam mental yang stabil setelah di laga terakhir menang 4-1 atas Semen Padang di Stadion Dipta Gianyar, Jumat (9/8/2019) malam lalu.

“Ya, kami sudah sangat siap, dari sisi kondisi pemain semuanya tidak ada masalah, mental pun sangat bagus karena hasil positif di laga terakhir di kandang kemarin melawan Semen Padang. Tentu ini menjadi modal berharga menghadapi Tira Persikabo,” ujar coach Teco.

Bukan hanya mempersiapkan melawan Tira Persikabo, tetapi juga menghadapi Madura United, Arema FC, dan Borneo FC. Sebab usai dijamu Tira Persikabo, Serdadu Tridatu bakal dijamu Laskar Sapeh Kerrap sebelum akhirnya menjamu Arema dan Borneo di Dipta.

Stefano “Teco” Cugurra (FOTO: laman resmi butd)

 Usai empat laga itu, Bali United bakal memasuki jeda putaran pertama, karenanya di keempat laga tersisa putaran pertama itu Fadil Sausu dkk harus mampu menggeser Tira Persikabo.

Selama ini, Bali United terkenal dengan tim yang cukup banyak melakukan pelanggaran. Kartu kuning dan kartu merah juga seperti menjadi langganan dalam setiap pertandingan. Sebanyak 212 kali melanggar dengan 34 kartu kuning serta tiga kartu merah adalah catatan buruk yang dimiliki Serdadu Tridatu dalam 13 pertandingan.

Teco sadar betul akan banyaknya pelanggaran yang dilakukan penggawanya. Tetapi dia juga tahu dalam beberapa pertandingan terakhir, Bali United mulai bisa mengontrol emosi dan terbukti saat menghadapi Semen Padang, mereka hanya mengemas satu kartu kuning.

Tetapi mereka harus hati-hati agar Tira Persikabo gagal memancing emosi pemain Bali United. Salah satu kunci kemenangan menurutnya adalah kontrol emosi. “Emosi menjadi PR anak-anak. Tetapi dalam beberapa pertandingan, progress kami bagus. Kami sudah tidak gampang emosi dan sudah bisa mengontrolnya dengan baik,” imbuhnya.(git)