LDII Bali Salurkan Daging Qurban, Tahun Ini Meningkat 20 Persen

Share this post

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS- Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali menyalurkan daging qurban sebanyak 10.000 paket. Jumlah tersebut meningkat sebesar 20 persen dibanding tahun lalu.

“Karena jumlah hewan qurban yang dipotong lebih banyak daripada tahun lalu maka jumlah daging qurban yang disalurkan meningkat pula. Meningkat sekitar 20 persen,” ujar Drs. Olih Solihat Karso, MSn, Ketua DPW LDII Prov. Bali kepada media di sekretariat LDII Denpasar, Minggu (11/8/2019).

Olih Solihat yang juga dosen ISI Denpasar ini bersyukur banyak warga LDII bisa berqurban tahun 2019 ini. Untuk qurban sapi sebanyak 112 ekor dan kambing 325 ekor. Paket qurban yang dibagikan sekitar 10.000 paket.

“Syukur alhamdulilah banyak warga bisa berqurban sehingga jumlah hewan qurban meningkat cukup signifikan dibanding tahun lalu,” katanya lagi.

Uniknya, setiap warga diberikan ‘tugas’ untuk menyalurkan daging qurban kepada tetangga/warga sekitarnya masing-masing 5 paket/bungkus. Jadi pembagiannya 5 paket ke kiri, 5 paket ke kanan, 5 paket ke depan dan 5 paket ke belakang sehingga semua warga mendapatkan daging qurban, terang Olih Solihat.

Selain itu, LDII Bali juga menerapkan program lingkungan hijau (go green) mendukung Pergub tentang larangan penggunaaan plastik. Tahun ini LDII Bali menggunakan besek untuk menyalurkan paket qurban. Meski relatif lebih mahal dibandingkan kresek/plastik namun harus tetap dilakukan dalam upaya turut menjaga lingkungan bebas sampah plastic, tekad Olih Solihat Karso.

Sementara itu, Agus Purmadi, S.H., Sekretaris LDII Prov. Bali menambahkan, LDII secara nasional berdiri sejak tahun 1972 dan LDII Provinsi Bali sejak 1986 lalu.

Kegiatan menyalurkan daging qurban pun dilakukan setelah LDII Bali terbentuk. “Saat itu juga kami lakukan kegiatan potong hewan qurban yang kami salurkan ke warga sekitar. Artinya, dari warga, oleh warga dan untuk warga,” kata Agus Purmadi.

Menyama braya, itulah tema setiap tahun diadakannya qurban. Idul Adha adalah momen berbagi (berkorban-red) warga muslim. Tidak saja untuk sesama muslim tetapi juga warga non muslim. Kerukunan hidup umat beragama patut dijaga, tutup Agus Purmadi, ketua panitia qurban LDII Prov. Bali.    (ari)