Kemkominfo dan LPP RRI Denpasar Gelar Dialog Publik Tangkal Hoaks dengan Gelorakan Bela Negara

Share this post

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Direktur Informasi, Komunikasi, Politik, Hukum dan Keamanan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bambang Gunawan mengajak masyarakat bijaksana menggunakan medsos dengan tidak mudah menyebarkan berita bohong (hoaks).

Bambang Gunawan menyampaikan itu pada dialog publik bertajuk “Peranan Pancasila Dalam Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda di Era Global”, di Desa Budaya Kertalangu, Kamis (8/8/2019).  Kegiatan yang melibatkan  kalangan milenial tersebut digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama LPP RRI Stasiun Denpasar.

Hoaks, kata dia, memicu perpecahan masyarakat Indonesia yang majemuk, karena itu antisipasi telah dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika, salah satunya selalu menggelorakan bela negara, dengan wujud kegiatan seperti dialog publik. Pihaknya juga telah melakukan literasi ke seluruh lapisan masyarakat.

“Ya, harus bijak bermedsos, itu sudah secara otomatis berpartisipasi dalam bela negara. Jadi bela negara tidak harus berseragam, tetapi semua orang bisa melakukan, sesuai profesinya masing-masing,” tegasnya, saat menjawab pertanyaan audien. 

Bambang mencontohkan, banyak kasus di sejumlah negara muncul akibat medsos. Belajar dari kasus yang ada, ia mengajak masyarakat lebih cerdas dalam menyaring sebelum menyerbarluaskan seluruh informasi yang beredar di dunia maya.

“Misalnya  di India ada kasus pembunuhan. Ternyata kemudian terbukti dasarnya tidak ada. Jadi atas dasar berita bohong, orang terus percaya. Kondisi tersebut  terjadi di banyak negara. Di Indonesia saya pikir juga ada,” jelasnya.

Bambang Gunawan  mengatakan di Indonesia ada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan ternyata cukup ampuh. “Sudah banyak kasus, jadi kita bisa belajar dari pengalaman orang lain untuk tidak melakukan kesalahan yang sama,” imbuhnya.

Kesan yang juga harus dihindari belakang ini adalah tidak membiasakan yang dekat terasa jauh dan sebaliknya yang jauh terasa dekat karena penggunaan gadget. Bambang juga menyebut pengguna HP sekarang di Indonesia data terakhir sebanyak  355 juta orang atau 64 persen dari jumlah pendudukan Indonesia dari kalangan atas hingga bawah. Kemudian di dunia, pengoperasian FB 1 juta orang per menit dan 188 juta per menit pengguna email.

 Tampil tiga pembicara  selain  Direktur Informasi, Komunikasi, Politik, Hukum dan Keamanan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bambang Gunawan, juga Anggota Dewan Pengawas LPP RRI, Dwi Hernuningsih serta Ketua Umum Dewan Harian Daerah Angkatan 45 Bali, Prof. Dr. I Wayan Windia. Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Denpasar Dewa Made Agung  mewakili Walikota Denpasar.(ari)