Pemkab Tabanan Terima Visitasi Kepemimpinan Nasional Pemprov. Jatim

Share this post

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS-  Pemerintah Kabupaten Tabanan menerima rombongan Visitasi Kepemimpinan Nasional Provinsi Jawa Timur (Jatim). Ini terkait Tabanan sebagai salah satu kabupaten target visitasi.  

Rombongan BPSDM Provinsi Jatim yang dipimpin oleh dr. Imam Trisno Edy, MM diterima Sekretaris Daerah Tabanan I Gede Susila didampingi Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tabanan I Made Yasa, Senin (29/7/2019) di Kantor Bupati setempat.

Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Tabanan mengucapkan selamat datang kepada segenap rombongan Visitasi Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XV dan mengapresiasi karena telah memilih Kabupaten Tabanan sebagai lokus untuk dikunjungi.

Visitasi Kepemimpinan Nasional merupakan salah satu proses rangkaian kegiatan pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II pola baru untuk memberikan gambaran dan perbandingan pada peserta mengenai situasi dan kondisi lokus yang dikunjungi, baik dari aspek budaya, organisasi, kinerja organisasi maupun SDM yang nantinya bisa diadaptasi.

“Pelatihan kepemimpinan ini merupakan upaya membangun dinamika kepemimpinan melalui pengembangan kreatifitas dan keberanian untuk mewujudkan inovasi menuju suatu perubahan yang diinginkan,” terangnya.

Seiring dengan perkembangan Iptek serta tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik, maka Pemkab Tabanan terus mengupayakan terwujudnya Good Governance dan Clean Government, dan selalu berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dengan memperhatikan kepentingan dan aspirasi yang tumbuh dalam masyarakat menuju Tabanan Serasi,” ungkapnya.

Sementara Imam Trisno Edy mengatakan, kegiatan visitasi nasional ini bertujuan agar peserta mampu melakukan aktualisasi kepemimpinan dan manajemen strategis dengan merumuskan strategi pengembangan potensi lokal sesuai dengan tema dan merumuskan  resume, baik secara kelompok maupun individu.

Selain itu juga untuk menerapkan inovasi yang merupakan rangkaian  proses pembelajaran untuk memperkaya wawasan dan pemikiran peserta dalam penyusunan berupa perubahan di instansi masing-masing.

Disamping itu juga memberikan pengalaman dan pembelajaran terkait inovasi yang sering dilakukan di lokus kunjungan guna mempertajam pemahaman kearifan lokal dalam pemberian rancangan pembangunan.

“Kami memilih lokus di Provinsi  Bali karena dipandang berhasil mengembangkan UKM baik provinsi dan kabupaten, dan salah satu Kabupaten Tabanan yang kami kunjungi dari 4 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Badung, Gianyar dan Kota Denpasar,” tandasnya.    (hum)