Tertinggi di Juni 2019, Bandara Ngurah Rai Bali Telah Layani 2,1 Juta Penumpang

Share this post

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS- Juni 2019 tercatat jumlah penumpang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai (BNR) Bali mencapai 2,1 juta, jauh di atas rata-rata jumlah penumpang bulanan selama lima bulan pertama tahun 2019 ini, yang mencapai 1,8 juta penumpang per bulannya.

“Secara khusus, jumlah penumpang pada rute domestik mengalami kenaikan yang sangat drastis jika dibandingkan dengan rata-rata jumlah penumpang domestik. Pada bulan Juni, kami mencatat jumlah penumpang domestik mencapai 956.110 jiwa, sedangkan rata-rata jumlah penumpang domestik adalah 740.690 jiwa. Dari situ, terdapat pertumbuhan yang cukup tinggi, yaitu sekitar 29%,” ungkap PTS. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Sigit Herdiyanto, Senin (8/7/2019).

“Terlebih, jika dilakukan perbandingan dengan jumlah penumpang domestik yang kami layani pada bulan Mei 2019 yang sebanyak 612.293 penumpang, pada bulan Juni lalu terjadi lonjakan pertumbuhan penumpang domestik sebesar 56%,” lanjutnya.

Sedangkan untuk penumpang rute internasional, tercatat sebanyak 1.190.510 penumpang keluar masuk Pulau Bali pada bulan Juni lalu, atau 12% lebih tinggi dari rata-rata jumlah penumpang bulanan selama lima bulan pertama tahun 2019. Catatan penumpang rute internasional pada bulan Juni ini juga merupakan angka tertinggi sepanjang enam bulan pertama tahun 2019 ini.

Hal yang sama juga terjadi pada pencatatan statistik pergerakan pesawat udara rute domestik di bulan Juni, di mana tercatat terdapat pertumbuhan sebesar 13% jika dilakukan perbandingan dengan rata-rata jumlah pergerakan pesawat selama Januari-Mei 2019. Sedangkan untuk pergerakan pesawat rute internasional di bulan Juni lebih tinggi 2% dibandingkan dengan rata-rata jumlah pergerakan pesawat udara pada lima bulan pertama 2019.

“Dengan angka catatan statistik yang sangat bagus di bulan Juni lalu, kami berharap tren ini akan terus berlanjut ke depannya, terutama dalam catatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat udara,” ungkap Sigit.

Dengan jumlah sebanyak 11.165.161 jiwa, jumlah penumpang yang keluar masuk Pulau Bali melalui bandar udara mengalami kenaikan sebesar 0,4% jika dibandingkan dengan periode pencatatan yang sama di tahun 2018 silam.

Secara umum, terjadi penurunan pada jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang melalui Terminal Domestik, yaitu masing-masing sebesar 22% dan 15%, namun hal ini diikuti dengan kenaikan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang dari rute internasional, yaitu masing-masing sebesar 13% dan 8%.

Berbeda dengan pergerakan penumpang yang mencatat catatan positif, pergerakan kapal udara mengalami penurunan sebesar 5% jika dibandingkan dengan statistik pada periode yang sama di tahun 2018 lalu, dengan perbandingan catatan 74.348 pergerakan di tahun 2019 berbanding 78.054 pergerakan pesawat di tahun 2018.   (ari)