Bobol ATM, Empat Warga Negara Rumania Diadili di PN Denpasar

Empat pembobol ATM asal Rumania yang diadili di Pengadilan Negeri Denpasar.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Empat warga negara Rumania masing-masing Alisa Sardaru (28),  Sorin Velcu (34), Alin Serdaru (38), dan Sorinel Miclecsu (29) menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri Denpasar dengan dakwaan melakukan tindak pidana skimming, Kamis (20/6/2019).

Usai pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum, sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dari pihak Polda Bali. Menariknya, komplotan ini segaja datang berlibur ke Bali demi menguras rekening nasabah dari negara asalnya.

Jaksa I Gede Raka Arimbawa dalam dakwaannya di depan majelis hakim diketuai I Made Pasek, mengatakan keempat WN Rumania itu didakwa dengan dakwaan subsidairitas. Pada dakwaan primair, para terdakwa dijerat Pasal 30 ayat (2) Jo Pasal 46 ayat (2)  UU  No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Terdakwa Alisa Sardaru bersama-sama dengan Sorinel Miclescu, Alin Serdaru dan Sorin Velcu baik secara sendiri atau bersama-sama sebagai orang yang melakukan atau turut serta melakukan, menyuruh melakukan, serta melakukan perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum komputer atau sistem elektroknik dengan cara apapu dengan tujuan memperoleh informasi elektronik,” sebut jaksa.

Jaksa Raka Arimbawa dalam dakwaannya menjelaskan, terciumnya ulah para terdakwa oleh pihak kepolisian Polda Bali ini berawal dari informasi dari kepolisian Rumania yang mengatakan jika ada warganya berstatus residivis sedang berada di Bali.

Berbekal informasi itu, Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali langsung melakukan pemantauan terhadap aktivitas para terdakwa. Benar saja, para terdakwa sudah beraksi di beberapa mesin ATM BNI di Kuta. Pihak kepolisian lalu berkoordinasi dengan BNI atas transaksi yang terjadi.  Lalu, Selasa (12/3/2019) polisi mengecek sejumlah rekaman CCTV di sejumlah ATM BNI di kawasan Kuta.

“Hasil pengecekan terhadap data elektrik jurnal dan snapshot serta hasil rekaman CCTV pada beberapa mesin ATM BNI di Kuta, terekam beberapa orang asing melakukan transaksi dengan menggunakan kartu lain yang menyerupai ATM, ” ujar Arimbawa.

Atas rekaman  CCTV polisi mendapatkan identitas para pelaku. Para pelaku kemudian ditangkap pada Rabu (13/3/2019) di Hotel Ozz,  Jalan Kubu Anyar, Kuta. Dari tangan para pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 825 juta, 1 unit laptop, 4 lembar uang Rumania, 2 unit card reader, 6 unit telepon selular, 31 kartu bertuliskan Amazone dan 14 kartu bertuliskan Amazing.(ari)