“Grab #Autogampang” Gelar Workshop Kewirausahaan di Bali

Share this post

Kuta, PERSPECTIVESNEWS-  “Grab #Autogampang” menggelar workshop  kewirausahaan di Bali. Kegiatan yang dilaksanakan di Uma Hotel Seminyak, Sabtu (18/5/2019) itu dipadati peserta yang rata-rata kaum milenial.

Menurut Yohanes Wahyu Adi Prasetio selaku Marketing Lead Bali/Grab menuturkan, kegiatan workshop adalah pertama di Bali dari journey terakhir setelah dilakukan kegiatan yang sama di Palembang.

Dikatakan, workshop bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi terperinci mengenai bagaimana caranya untuk dapat menjadi seorang entrepreneur (wirausaha) dan mengembangkan diri di industri digital dan marketing serta menambah pengetahuan tentang food, photography dan traveling.

Ada tiga pembicara yang ditampilkan yakni 1. Jebraw @berjebraw, 2. Vina @sikalapmakan dan 3. Bokir @bukansekedarwayan. Ketiganya adalah bintang tamu yang sekaligus seorang entrepreneur yang berhasil di bidangnya masing-masing.

Yohanes menambahkan, Jebraw adalah seorang traveller yang pada kesempatan workshop berbagi pengalamannya tidak saja sebagai seorang usahawan tetapi bagaimana seseorang bisa menjadi wirausaha dengan cara yang mudah. Jebraw adalah bintang tamu yang merupakan perwakilan dari Grab Car sementara Vina dari Grab Food yang ingin para peserta/masyarakat tahu dimana berburu makanan yang hits di Bali sementara Bokir adalah wirausaha yang bergerak di bidang pengiriman barang/jasa serta konveksi.

“Kami sebenarnya tidak memasang target jumlah peserta karena kami hanya ingin berbagi pengalaman dan memberikan edukasi untuk menjadi entrepreneur yang tangguh dan bukan sekedarnya. Tetapi dari yang hadir ada sekitar 90-an peserta. Kehadiran kami memfasilitasi loyalitas konsumen untuk menjadi kreator sesuai passion masing-masing. Jadi kami tidak menjadikan mereka seorang wirausaha tetapi memotivasi dan mengedukasi mereka, selebihnya terserah mereka,” sambung Yohanes.

“Grab #Autogampang” menurut Yohanes adalah campaign dari Grab. Berdiri 2 bulan lalu dan bergerak untuk menjaring kaum milenial usia antara 20 – 35 tahun untuk tertarik menjadi seorang entrepreneur unggul.  (ari)