Kalau Tidak Ada yang Lebih Baik, Futsal Peradi Cup Tahun Depan Tetap di Bali

Share this post

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Ketua Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), Fauzi Yusuf Hasibuan mengakui destinasi pariwisata Bali menjadi alasan Turnamen Futsal Peradi Cup I dan lomba paduan suara dihajat di Pulau Dewata.

“Karenanya, kalau tidak ada yang lebih baik, maka turnamen ini tahun depan tetap dilaksanakan di sini,” ucap Fauzi Yusuf Hasibuan didampingi Sekjen DPN Peradi, Thomas Tampubolon saat pembukaan Turnamen Futsal Peradi Cup I di Meazza Futsal Denpasar, Jumat (26/4/2019).

Ia kembali menjelaskan, dipilihnya Bali menjadi tempat perhelatan karena daya tarik Pulau Dewata sebagai daerah wisata. Ia menambahi, sebenarnya bukan turnamen yang paling utama, tapi adalah silaturahmi sesama anggota Peradi dari seluruh Indonesia.

“Makanya Bali kami pilih sebagai tempat melepas penat sambil berolahraga,” ujar Fauzi Yusuf Hasibuan diamini Thomas Tampubolon dan menambahkan event ini bisa rutin digelar tiap tahun.

 Mengingat ini event yang pertama, pihaknya hanya baru mengakomodir satu cabor saja ditambah dengan lomba paduan suara. Kemungkinan tahun depan, cabor yang dipertandingkan akan diperbanyak. Hal itu mengacu dari terus bertambahnya anggota Peradi tiap tahun. Selain itu, lanjut dia, cabang-cabang Peradi juga kian banyak di Tanah Air.

Sementara Ketua Panpel sekaligus Ketua DPC Peradi Denpasar, I Nyoman Budi Adnyana menambahkan, event futsal ini berlangsung hingga Sabtu (27/4/2019). Total ada 34 tim yang bersaing memperebutkan juara.

Pria yang juga Wakil Ketua I KONI Bali tersebut merinci, 34 tim futsal internal Peradi yang ambil bagian itu, yakni di antaranya sebagian besar mewakili pulau-pulau di Indonesia mulai dari timur hingga barat.

“Kami bangga Bali dijadikan tempat gelaran turnamen ini, dan sangat tepat dilaksanakan di Bali karena mereka sambil bertanding juga bisa jalan-jalan menikmati indahnya pariwisata Bali. Jadi ini sebenarnya juga mendukung program sport tourism,” tandasnya sembari menyebut total peserta mencai 400 lebih.(git)