Ini Alasan PBSI Bali Percepat Musprov Sebelum Berakhirnya Masa Bhakti Pengurus

Share this post

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Masa bhakti pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bali akan berakhir pada 18 Mei 2019. Namun, Pengprov PBSI Bali mempercepat gelaran musyawarah provinsi pada 30 April 2019 atau sebelum masa bhakti pengurus tersebut berakhir.

“Hasil rapat intern pengurus memutuskan antara lain pemilihan ketua umum PBSI Bali melalui musprov akan dilakukan 30 April 2019. Selain itu, rapat juga memutuskan menunjuk saya sebagai ketua panitia pelaksana (panpel) musprov,” ujar Sekum PBSI Bali, Made Darmiyasa, Rabu (10/4/2019).

Dikatakan Made Darmiyasa yang juga Wakil Sekretaris KONI Kota Denpasar ini, musprov PBSI Bali nanti dilaksanakan di Denpasar. Dengan dipercepatnya musprov, lanjut dia, maka saat kepengurusan lama berakhir masa bhaktinya, pengurus baru sudah terbentuk.

“Jadi saat nanti masa bhakti kepengurusan berakhir, sudah ada ketua umum dan pengurus baru hasil musprov,” kata Darmiyasa.

Semua itu lanjutnya, berdasarkan arahan dari PP PBSI juga berdasarkan peraturan keolahragaan PBSI, No 1 Tahun 2018, terkait dengan tata cara persyaratan untuk bakal calon ketua umum baik di PBSI Pusat, provinsi serta di kabupaten dan kota.

“Jadi dengan arahan PBSI Pusat dan aturan itulah, akhirnya diputuskan musprov sebelum masa bakti pengurus sebelumnya habis. Termasuk peraturan organisasi PBSI di pasal 10 terkait dengan musprov,” tambahnya.

Lantas sampai sekarang ini siapa yang telah dicalonkan? Darmiyasa mengutarakan jika tetap Wayan Winurjaya yang merupakan Wakil Ketua II PBSI Bali sekarang ini, yang dicalonkan oleh Pengkab PBSI Bangli.

“Tapi untuk pendaftaran siapa tahu ada Pengkab atau Pengkot PBSI lainnya yang memunculkan calon, tetap kami buka sampai saat musprov nantinya,” pungkas Darmiyasa.(git)