KONI Bali Akan Mengajukan Anggaran Rp 7 Miliar di APBD Perubahan, Ini Alasannya

Share this post

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – KONI Bali akan mengajukan dana bantuan ke Pemprov Bali di anggaran perubahan untuk menutupi kekurangan dari kebutuhan dana Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang.

“Masih lama memang, tapi kami sudah harus mulai berancang-ancang dan menyiapkan untuk mengajukan tambahan dana tersebut untuk menutupi kekurangan Porprov Bali, termasuk kebutuhan Pra-PON,” tutur Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Sabtu (6/4/2019).

Menurutnya untuk pengajuan anggaran itu sendiri memang masih lama, sekitar Juni mendatang, dan ketok palu untuk persetujuan DPRD Bali juga sekitar 8 bulan lagi. Tapi estimasi telah disiapkan yakni pengajuan Rp 7 miliar.

“Jumlah itu pantas untuk kami ajukan di anggaran perubahan Pemprov Bali meski itu belum jumlah ideal. Setidaknya dicukupkan untuk kebutuhan anggaran yang kurang dan tetap kami efisienkan lagi,” tambah mantan Ketua KONI Badung itu.

Sebenarnya, lanjutnya, jumlah pengajuan tambahan bantuan anggaran itu diajukan di anggaran induk lalu yakni total Rp 22 miliar untuk tahun ini dengan kebutuhan agenda Pra-PON dan Porprov Bali.

“Tapi ya ternyata realisasinya Rp 15 miliar di induk. Dan untuk bisa memenuhi kekurangan jadi Rp 7 miliar nantinya diajukan ke perubahan. Dan itu memang sudah kami hitung dengan matang untuk tahun ini,” jelas Suwandi.

Dirinya berharap besar jika pengajuan anggaran di perubahan nantinya bisa diterima semuanya, tanpa ada pemotongan lagi. Dan diharapkan juga Pemprov Bali terus memberikan perhatian dan dukungan besar untuk olahraga di Bali.

“Bali itu untuk anggaran olahraganya seperti daerah timur termasuk daerah Kalimantan seperti Kalimantan Timur. Artinya masih menengah ke bawah. Kalau menengah ke atas seperti DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat, sehingga pantas kalau tiga daerah itu selalu menempati posisi III besar di setiap PON,” pungkas Suwandi.(git)