Pergatsi Badung Selamatkan Bali di Event Open Tournament Gateball

Share this post

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Pengkab Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Badung meraih 1 medali emas dari nomor beregu dari 3 emas yang diperebutkan pada turnamen Open Bali Tournament Gateball di Taman Jepun Denpasar, yang berakhir Minggu (24/3/2019).

Sedangkan 2 medali emas masing-masing di nomor double diraih tim gateball Sulawesi Utara dan di nomor triple digondol tim gateball Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah 9 Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Dalam kejuaraan yang diikuti 512 atlet dari 22 provinsi tersebut keluar sebagai juara umum sekaligus meraih piala BBPJN Wilayah 8 Surabaya, adalah tim Sulut karena selisih 1 perak dengan Bali, yang kemarin juga kebagian 1 medali Perunggu melalui tim Pergatsi Kota Denpasar di nomor beregu.

Medali perak di nomor double diraih tim gateball Retto Solo dan tempat ketiga disabet tim gateball Mahakam Samarinda serta peringkat keempat ditempati BBPJN IX Mataram.

Untuk nomor triple juara 1 diraih BBPJN IX Mataram, tempat kedua Pergatsi Sulawesi Utara, dan tempat ketiga diraih tim gateball Pentakil BBPJN Surabaya, serta peringkat keempat ditempati Pergatsi Bali B. Dan, dikategori beregu juara 1 disabet Pergatsi Badung, posisi kedua Cruiser Jaya Pura Papua, dan tempat ketiga Pergatsi Denpasar, serta peringkat 4 ditempati Pergatsi Bali A. 

Kepala BPJN 8, Ketut Darmawahana menegaskan terlepas menang kalah yang terpenting semua berbahagia dan senang untuk semua peserta. Apalagi saat di Bali banyak diberikan hiburan. “Selamat untuk yang juara, yang lainnya berlatih lagi. Masih ada banyak kesempatan,” terang Darmawahana.

Sementara itu Ketua Panitia Turnamen, Dewa Putu Susila yang juga Sekum Pergatsi Bali menegaskan hasil evaluasi selama ikut turnamen ini tim Gateball Bali wajib meningkatkan kerja sama tim. Dari sisi komando sang Kapten juga sudah siap. Mental pemain dan akurasi juga sangat luar biasa. Termasuk materi pemain juga sudah oke.

“Akurasi pukulan dan mental cukup memadai. Tapi yang jadi kelemahan mendasar support dan kerja sama tim yang menjadi evaluasi. Itu wajib ditingkatkan,” terang Dewa Putu Susila. 

Ia mengatakan tim Bali terutama yang dipersiapkan berlaga di Pra-PON maupun PON mesti memperbanyak bertanding. Apalagi kuncinya di kapten sudah bagus.

“Di tingkat nasional nanti perkembangan Samarinda (Kaltim), Sulawesi Utara wajib diwaspadi. Disana materi komplit pemain putra dan putrinya sangat bagus. Mentalitas juga ikut berkembang dengan baik,” papar Dewa Putu Susila.

Kata pria yang juga caleg DPRD Provinsi Bali dari partai NasDem nomor urut 2 Dapil Kabupaten Tabanan ini, turnamen selama 2 hari mempertandingkan 3 kategori. Yaitu double, triple dan beregu. Tiga nomor ini merupakan bagian nomor yang dipertandingkan di PON Papua.(git)