Dengan Prokes Covid-19 yang Ketat Pemkab Badung Salurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat penyerahan Bantuan Tunai PKL dan Warung di Kodim 1611/Badung, Kamis (21/10/2021).

BADUNG, PERSPECTIVESNEWS – Pemerintah Kabupaten Badung, Bali menyalurkan program bantuan tunai kepada pedagang kaki lima dan warung (BT PKLW) sebagai dampak terjadinya pandemi Covid-19.

Penyerahan program bantuan dilakukan Sekda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Kamis (21/10/2021) di Kodim 1611/Badung.

Di pintu masuk ruangan tempat berlangsungnya kegiatan, mereka yang hadir mesti menjalani pemeriksaan suhu tubuh, wajib mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan memakai masker menutup hidung, mulut hingga dagu.

Sementara di meja panitia, tampak tumpukan masker dan hand sanitizer siap dibagikan jika ada tamu undangan tidak memakai masker. Tetapi kesadaran 3M tamu undangan begitu tinggi, dan tak satu pun dari mereka yang tidak memakai masker.

Turut hadir Dandim Bandung Kolonel Inf Made Alit Yudana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung Ida Bagus Gede Arjana, Kadis Sosial Badung Ketut Sudarsana, Perwakilan Polres Badung dan perwakilan camat se-Badung.

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan jumlah bantuan yang diberikan kepada mereka masing-masing senilai Rp 1,2 juta per paket. Sedangkan penerima di Badung berjumlah 2.500 orang.

“TNI dan Polri melakukan pendataan dan penyaluran BT PKLW via aplikasi dan operasi di lapangan dengan dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata Adi Arnawa.

Menurut dia, program yang dinamai Program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT PKLW) menyasar jutaan pedagang di seluruh Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19, termasuk di Badung. BT PKLW diharapkan menjadi bantalan bagi PKL dan pemilik warung yang terdampak dan belum menerima bantuan lainnya, juga sinyal untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

“Kegiatan ini merupakan program pemulihan ekonomi nasional dalam mempercepat penanganan dampak pandemi Covid-19. Bantuan tunai bersumber dari APBN yang kemudian disalurkan melalui institusi TNI-Polri. Launching penyaluran BT PKLW di Kodim menyasar pedagang wilayah kecamatan,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Bupati Badung dalam waktu dekat akan menghadirkan stimulus untuk UMKM, walaupun diketahui bersama kondisi ekonomi sedang terpuruk akibat pandemi ini, bantuan ini diberikan sebagai upaya mendorong UMKM tetap semangat selama masa pandemi Covid-19 dengan tidak mengabaikan prokes Covid-19.

“Sebelum bantuan dicairkan, penerima wajib patuhi prokes 3M. Saat ini Pemkab Badung tengah melakukan cleansing data jumlah UMKM yang ada saat ini agar UMKM yang sudah menerima bantuan dari pusat tidak menerima lagi bantuan dari daerah, sehingga tidak ada penerima ganda,” pungkasnya. (djoko)