Hermawan Kartajaya: ‘Tiap Unit Bisnis Harus Terus ‘Berlari’ Agar Stabil Kinerjanya’

Run21Run Zoom Webinar Series 2 Episode 3 dengan tema “Navigating The Customer” yang diselenggarakan oleh MarkPlus, Inc

JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS– Menyambut endemik di tahun 2022, setiap unit bisnis harus mampu terus ‘berlari’ agar tetap menstabilkan kinerja bisnisnya.

Hal ini tertuang pada topik pembahasan Run21Run Zoom Webinar Series 2 Episode 3 dengan tema “Navigating The Customer” yang diselenggarakan oleh MarkPlus, Inc., Kamis (14/10/2021).

Dihadiri lebih dari 1300 peserta secara virtual, bincang interaktif ini dibawakan oleh Hermawan Kartajaya selaku Chairman dan Founder MarkPlus, Inc.

Hermawan mengajak para peserta untuk mengoptimalkan momentum masa ‘recovery’ ini dengan menakar strategi mengakuisisi pelanggan baru, mempertahankan pelanggan yang ada, dan membuat pelanggan beradvokasi untuk bisnis kita.

Webinar ini dimoderatori oleh Jacky Mussry selaku Dean of MarkPlus Institute

Kemudian, Hermawan Kartajaya menjelaskan bagaimana Entrepreneurial Marketing dapat menjadi panduan perusahaan untuk tetap memiliki kecepatan dari perusahaan startup dan kearifan dari perusahaan tradisional.

“Sekarang ini ubahlah pemikiran kita menjadi entrepreneurial marketing. Buku Enterpreneurial Marketing akan diterbitkan Wiley tahun depan, dalam fase selanjutnya akan menjadi Renewal Marketing dan Sustainable Marketing.” ujar Hermawan.

Hermawan berharap dalam menyambut 2025 – 2030, kapasitas ekspor Indonesia mampu dioptimalisasi dengan pendampingan UKM dari hulu ke hilir oleh pemerintah pusat.

Kaitannya dengan menjaga Usaha Kecil Menengah (UKM) agar tetap stabil dan kompetitif, Hermawan menyatakan pentingnya menciptakan value yang unik dan konsisten.

“Competitive advantage perlu dikunci untuk creating value with values, sementara cumulative advantage perlu dilakukan berulang-ulang,” terangnya.    

Mengutip pembahasan dari episode sebelumnya, perusahaan harus lincah (agile) seperti startup dan memiliki wisdom yang kuat seperti perusahaan konvensional.

“Kita harus meningkatkan creativity untuk productivity di zaman sekarang ini, karena perusahaan yang hanya melakukan PI-PM tanpa CI-EL itu cukup mengancam perusahaan di tahun 2021 ini” sambung Hermawan saat membahas bagaimana mengimbangi antara Creativity, Innovation, Entrepreneurship, Leadership (CI-EL) dan Productivity, Improvement, Professionalism, Management (PI-PM).

Hermawan Kartajaya juga menyebutkan ada lebih dari 1300 peserta yang menghadiri webinar Navigating The Customer ini karena banyak orang ingin belajar meningkatkan entrepreneurship mereka dari Hermawan Kartajaya yang sudah berpengalaman dalam dunia entrepreneurial.   (ari)