Persiapan Pembukaan Pariwisata Bali, Menparekraf Sandiaga Tekankan SOP Penerimaan Wisatawan

Rapat koordinasi persiapan pembukaan pariwisata Bali, di Politeknik Pariwisata Bali, Badung, Jumat (11/6/2021)

BADUNG, PERSPECTIVESNEWS – Sesuai arahan Presiden RepubIik Indonesia, Joko Widodo, rencana dibukanya pariwisata manca negara di Bali pada bulan Juli mendatang bergantung pada tingkat kasus dan kondisi di Bali.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam rapat koordinasi persiapan pembukaan pariwisata Bali, di Politeknik Pariwisata Bali, Badung, Jumat (11/6/2021).

Menparekraf Sandiaga mengatakan di tengah pandemi dan kesulitan ekonomi ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus melakukan penyiapan Bali sebagai ikon pariwisata Indonesia sehingga dalam waktu dekat memiliki prakondisi yang tepat untuk dibuka bagi wisman.

Menurutnya, kesiapan Bali untuk membuka diri sudah terlihat dengan persentase kesembuhan Covid-19 yang mencapai 85-90% dan masih bergerak terus. Namun semua ini tergantung dari keseriusan semua pihak dalam menghadirkan prakondisi.

“Sehingga dengan bergandengan tangan bersama maka kita akan mewujudkan revitalisasi sebagai destinasi terbaik di dunia, dan didukung vaksinasi yang dilakukan dengan sangat kolosal. Hal ini adalah kunci dari sebuah keberhasilan kita untuk memenuhi prakondisi untuk Bali bangkit, Bali pulih,” tegas Sandiaga Uno.

Sandiaga juga menekankan kesiapan SOP yang diberlakukan di bandara Ngurah Rai dalam menghadapi tamu baik wisman ataupun wisdom.

“Langkah pertama adalah melakukan PCR, pengaturan check point, dan penguatan pengetatan prokes,” katanya.

Langkah selanjutnya adalah pengisian kelengkapan register tentang perlindungan diri di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Setelah di KKP mereka akan dicek suhu, kemudian dilanjutkan ke imigrasi kelengkapan administrasi, kemudian mengambil bagasi, lalu menuju bea cukai untuk mengambil barang dan keluar ke pintu bandara dan dijemput taksi yang sudah CHSE,” jelasnya.

Sandiaga turut menegaskan bagi wisatawan yang sudah divaksinasi maka boleh beraktivitas di lingkungan hotel setelah 6 jam di-swab selama lima hari karantina.

“Sedangkan bagi wisatawan yang belum divaksinasi wajib dikarantina selama lima hari di kamar hotel yang sudah ditunjuk,” tegasnya.

Wagub Cok Ace yang turut hadir dalam rakor tersebut mengatakan pihaknya selalu siap dengan penerapan protokol kesehatan.

Menurutnya kesadaran masyarakat Bali dalam menerapkan disiplin prokes telah terbukti dengan menurunnya angka kasus aktif Covid-19 di Bali.   (ari)