Peduli Bencana, Pemprov Bali Dukung Pemulihan NTT Pasca Banjir Bandang

Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pemerintah Provinsi Bali mendukung upaya pemulihan dan penanganan bencana alam banjir bandang yang dialami masyarakat Nusa Tenggara Timur pada April lalu dengan penghimpunan dana yang telah disalurkan langsung kepada daerah terdampak.

Masa tanggap darurat penanganan dampak banjir bandang akibat Siklon Seroja tersebut telah berakhir pada 5 Mei 2021 dan saat ini merupakan masa-masa transisi menuju pemulihan.

Bantuan yang telah diberikan digunakan untuk infrastruktur atau pembangunan fisik dan juga melakukan pemberdayaan masyarakat yang saat ini kehilangan mata pencaharian.

Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menjelaskan dana yang telah terkumpul melalui Rekening Peduli Bencana Provinsi Bali sebesar Rp 517.769.544,45 (Lima Ratus Tujuh Belas Juta Tujuh Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu Lima Ratus Empat Puluh Empat 45/100 Rupiah).

Dana tersebut, sambung Sekda Made Indra, sudah ditransfer ke Rekening Bank BPD NTT atas nama Posko Siklon Tropis Seroja NTT.

“Dengan ini kami sampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan partisipasi seluruh komponen dari Instansi Vertikal di Provinsi Bali, Organisasi Perangkat Daerah di Provinsi Bali, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Bali, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, dan masyarakat di Provinsi Bali yang telah memberikan sumbangan berupa dana bagi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (10/6/2021).

Sekda Made Indra menambahkan dukungan dari partisipan dan donatur sangat bermanfaat bagi masyarakat NTT berkenaan dengan proses pemulihan pasca bencana.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin, yang mewakili Pemerintah Provinsi Bali telah menyerahkan dana sumbangan peduli bencana secara simbolis melalui video conference/virtual lewat aplikasi zoom.

Dana sumbangan ini diterima langsung oleh Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa, (11/5/2021) pukul 15.30 WITA.   (ari)