Wali Kota Jaya Negara Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri Tahun 2021

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mengikuti Pembekalan Kepemimpinan Dalam Negeri Tahun 2021 secara virtual dari Kantor Wali Kota Denpasar pada Senin (7/6/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, mengikuti Pembekalan Kepemimpinan Dalam Negeri Tahun 2021 secara virtual dari Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (7/6/2021). Kegiatan yang diikuti oleh Bupati/Wali Kota terpilih hasil Pilkada Serentak Tahun 2020 ini dibuka Mendagri Tito Karnavian.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan pelaksanaan Pembekalan Kepemimpinan Dalam Negeri Tahun 2021 ini dilaksanakan sebagai upaya sinkronasasi pembangunan dari pusat hingga daerah.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan secara hybrid (campuran) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.

Selain itu, lanjut Tito, pelaksanaan pembekalan ini hendaknya dimanfaatkan oleh Bupati/Wali Kota yang berstatus petahana sebagai ajang introspeksi terhadap program yang telah dijalankan.

“Khusus untuk petahana kita bedakan materinya, sehingga lebih aplikatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” terangnya.

Pihaknya juga menekankan bahwa pembekalan ini merupakan upaya untuk mengadaptasikan aturan atau payung hukum pemerintah daerah yang terus berkembang dan berubah.

“Sinkronisasi ini penting untuk mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan, serta menyesuaikan kebijakan daerah dengan kebijakan nasional,” jelasnya.

Wali Kota Jaya Negara mengatakan pelaksanaan Pembekalan Kepemimpinan Dalam Negeri ini merupakan momentum bagi Pemkot Denpasar untuk menyinergikan pembangunan dengan pemerintah pusat.

Ia menambahkan pelaksanaan kegiatan ini akan menjadi wahana dalam menciptakan solusi atas permasalahan pemerintah daerah.

“Jadi kami sudah inventarisasi permasalahan daerah yang dapat disinergikan dengan pemerintah pusat, sehingga dapat diciptakan solusi penanganan yang optimal untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.   (hum)