BKOW Provinsi Bali Dukung PMI, Harapkan Masyarakat Sadar untuk Donorkan Darah

Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali mendukung kegiatan penggalangan donor darah yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali dalam rangka pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali mendukung kegiatan penggalangan donor darah yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali dalam rangka pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Ketua BKOW Provinsi Bali, Ny Tjok. Istri Putri Hariyani Sukawati, saat serangkaian penandatanganan Nota Kesepahaman antara PMI Provinsi Bali dengan BKOW Provinsi Bali, di Kantor PMI Bali, Denpasar, Senin (7/6/2021).

“BKOW tentu akan mendukung pekerjaan mulia ini yang berperan untuk membantu kesehatan orang lain yang sedang membutuhkan, karena setetes darah sangat berarti bagi mereka yang sedang memerlukan,” tegasnya.

Dalam nota kesepahaman tersebut terdapat beberapa hal yang menjadi pokok-pokok kegiatan, antara lain dukungan kegiatan kebencanaan, kerelawanan, pelatihan bidang kepalangmerahan, pengembangan kapasitas, advokasi dan komunikasi, pelayanan sosial dan kesehatan, donor darah, dan keanggotaan sahabat PMI Bali.

Ketua PMI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra, mengatakan bahwa PMI Bali membutuhkan 120 kantong darah per harinya, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Sehingga penandatanganan Nota Kesepahaman antara PMI dengan sejumlah organisasi wanita yang ada di Bali penting dilakukan agar tidak sampai terdapat pasien yang membutuhkan darah namun terlambat ditolong karena kehabisan stok.

Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU ini melibatkan, MoU antara PMI Bali dengan BKOW Bali, MoU antara PMI dengan IWAPI, MoU antara PMI dengan WHDI, MoU antara PMI dengan Universitas Bali Internasional (UNBI).

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini diharapkan mampu memberikan sosialisasi lebih berkelanjutan kepada masyarakat luas agar sama-sama memiliki kesadaran untuk ikut mendonorkan darahnya untuk kepentingan orang lain.   (ari)