Gubernur Koster Minta BPD Bali Lebih Progresif

Gubernur Wayan Koster saat menghadiri HUT BPD Bali, Sabtu (5/6/2021). (FOTO: Humas Pemprov)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Gubernur Bali Wayan Koster  mengingatkan agar BPD Bali tidak cepat merasa berpuas diri. Sebab masih ada tanggung jawab besar sebagai salah satu pilar penopang perekonomian Bali dengan tantangan ke depan yang makin dinamis.

Untuk itu Gubernur Koster minta BPD Bali lebih progresif hingga mampu bergerak lebih maju sehingga akan makin dapat diandalkan untuk menjaga dan menopang perekonomian Bali sesuai prinsip Trisakti Bung Karno. Yakni  Berdaulat Secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.

“Jangan hanya kita melaksanakan seremonial saja, tetapi harus bergerak dinamis ke depan, dan melihat dimana posisi kita saat ini. Karena seperti biasa, jika rasa puas yang mendominasi maka akan membuat kita nyaman dan tidak memiliki target pencapaian ke depannya,” tegas Gubernur Koster saat memberikan sambutan serangkaian peringatan HUT ke-59 BPD Bali, di Gedung Ksirarnawa, Art Center-Denpasar, Sabtu (5/6/2021).

Gubernur Koster juga berharap kepada bank milik pemerintah daerah di Bali yang telah berusia lebih dari setengah abad ini untuk mampu menjadi spirit dalam membangun Bali Era Baru dengan visinya Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Menjadi kekuatan untuk menopang perekonomian Bali sehingga menjadi kekuatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Gubernur Koster mengajak BPD Bali menggunakan peringatan hari jadinya ini sebagai momentum untuk terus memacu diri dalam rangka memberdayakan elemen membangun Bali, dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, Gubernur Koster juga berpesan agar seluruh komisaris, direksi dan karyawan tidak melupakan sejarah perkembangan BPD Bali yang bisa berkembang seperti saat ini dengan tumbuh pada angka Rp26,8 trilun dan laba mencapai Rp292 miliar, adalah tak lain berkat jasa yang awalnya dibangun oleh tujuh  orang pendirinya, yakni, Ida Bagus Ardana, I Wayan Jiwa, Ida Bagus Astika Manuaba, Ida Bagus Merdangga, I Gusti Putu Artawa, I Nyoman Natra, dan I Gusti Made Nugra.

Sementara Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan pada masa pandemi ini pihaknya memfokuskan pemberian bantuan dana kepada UMKM. Hal ini dilakukan akibat terpuruknya industri pariwisata yang dampak pandemi Covid-19, sehingga dengan bantuan dana tersebut tidak membuat semua sektor kehidupan ikut padam dan terpuruk.

“Layaknya konsep segitiga sama sisi yang sedang dibangun oleh Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster, bahwa tiga sektor kehidupan, yakni sektor pariwisata, sektor IKM/ UMKM dan juga sektor pertanian harus memiliki kekuatan yang sama, dan mereka harus mampu untuk saling mendukung,” jelasnya. (ari)