Pj Sekda Denpasar Kukuhkan Delapan Pilar Sosial Kota Denpasar

Delapan organisasi Pilar-Pilar Sosial Kota Denpasar dikukuhkan Pj Sekda Kota Denpasar, I Made Toya yang mewakili Wali Kota Jaya Negara di Dharma Negara Alaya, Kreatif Hub Denpasar, Jumat (4/6/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Delapan organisasi Pilar-Pilar Sosial Kota Denpasar dikukuhkan Pj Sekda Kota Denpasar, I Made Toya yang mewakili Wali Kota Jaya Negara di Dharma Negara Alaya, Kreatif Hub Denpasar, Jumat (4/6/2021).

Hadir pula Wakil Ketua K3S Denpasar, Ny Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Komisi I DPRD Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Kadis Sosial, I Made Mertajaya, serta OPD terkait Pemkot Denpasar.

Kedelapan organisasi tersebut meliputi Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Forum Komunikasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (FK-LKS), Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) “Dharma Jaya”, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (I-PSM), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), dan Perhimpunan Wreda Sejahtera (PWS).

Wali Kota Jaya Negara dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Made Toya menyampaikan dalam membangun Kota Denpasar dibutuhkan peran masyarakat baik perorangan maupun organisasi sosial sebagai wadah partisipasi masyarakat serta penyalur aktivitas swadaya masyarakat.

Kedelapan Pilar-Pilar Sosial Kota Denpasar inilah yang dibutuhkan dalam pelayanan tenaga sosial serta diharapkan dapat terus bergandengan tangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan konsep Vasudhaiva Kutumbakam, semua persolan kita selesaikan dengan menyama braya,” ujarnya.

Pengukuhan ini juga merupakan rangkaian Pemkot Denpasar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno.

Sementara Kadis Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya, menyampaikan kedelapan organisasi ini merupakan mitra kerja Pemkot Denpasar dalam menanggulangi permasalahan sosial di Kota Denpasar.

“Tentu dengan harapan bersama sinergitas ini dapat terus dibangun bersama terlebih dalam masa pandemi Covid-19 dapat turut serta mengawal kebijakan Pemkot Denpasar,” ujarnya.   (hum)