Cegah Stunting, TP PKK Kota Denpasar Bersinergi Dengan Bali Chef Community

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny Sagung Antari Jaya Negara, saat menerima kunjungan Ketua Bali Chef Community, Putu Ambara Putra, di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar, Senin (31/5/2021)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Dalam upaya mencegah terjadinya stunting, Tim Penggerak PKK Kota Denpasar bersinergi dengan Bali Chef Community untuk memberikan pelatihan memasak kepada kader PKK se-Kota Denpasar mengenai kandungan gizi dalam makanan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny Sagung Antari Jaya Negara, saat menerima kunjungan Ketua Bali Chef Community, Putu Ambara Putra, di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar, Senin (31/5/2021).

Sagung Antari mengatakan Pemkot Denpasar berupaya untuk mencegah terjadinya stunting pada ibu hamil dan balita.

“Untuk itu kami ingin agar perkumpulan Bali Chef Community bisa memberikan pelatihan memasak yang benar kepada kader PKK agar gizinya seimbang,” ungkapnya.

Selain itu ia juga meminta kepada Bali Chef Community untuk memberikan pelatihan kepada kader PKK cara membuat makanan bayi yang menarik namun mengandung gizi yang seimbang dan higenis.

Selanjutnya kader PKK yang ikut pelatihan dapat menyosialisasikan kembali kepada masyakat melalui posyand. Dari cara tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya stunting di Kota Denpasar.

Putu Ambara Putra mengaku siap membantu TP PKK Kota Denpasar dalam memberikan pelatihan memasak kepada kader TP PKK Kota Denpasar.

Menurutnya, Bali Chef Community adalah salah satu komunitas executive chef professional yang ada di Bali serta telah memiliki legalitas dari komunitas executive chef professional di Bali dan Kemenkumham.

Beberapa anggotanya pun sudah kompeten dan mengantongi sertifikat Auditor CHSE, asesor kompetensi pariwisata, dan insturktur pariwisata.

“Sehingga kami berkeyakinan dapat membantu pogram yang dicanangkan oleh Kemenparekraf, serta siap mendukung program Pemkot Denpasar yakni Program TP PKK Kota Denpasar mengenai pencegahan stunting,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga siap memberikan pendampingan supaya UMKM Kota Denpasar bisa memiliki Sertifikasi CHSE sehingga para UMKM dapat lebih mudah mempromosikan produknya.   (hum)