Tunda Lepas Tukik, Wabup Ipat Tinjau Evakuasi Kecelakaan Kerja

Wabup Jembrana IGN Patriana Krisna bersama dengan Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih Perancak dalam giat melepas tukik ke habitatnya..

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS – Pelepasan penyu sebagai bentuk menjaga ekosistem laut yang dilaksanakan di Segara Urip, Desa Air Kuning, Jembrana, Sabtu (29/5/2021) sempat tertunda sejenak lantaran Wabup Ipat meninggalkan lokasi kegiatan guna memantau langsung evakuasi bencana kecelakaan kerja di dekat lokasi pelepasan tukik.

Terpantau seorang pekerja batu asal Lingkungan Menega, Kelurahan Dauhwaru, Wayan Sujana mengalami kecelakaan kerja saat sedang memperbaiki sumur warga di Desa Air Kuning.

Korban bekerja bersama anak dan adiknya. Saat korban hendak membongkar sumur menggunakan tangga, ternyata tanah pinggiran atas sumur jebol dan menimbun korban yang sedang berada di dalam sumur sehingga korban meninggal dunia. 

Mendengar laporan tersebut, Wabup Ipat menggunakan sepeda motor langsung bertolak menuju lokasi. Tampak di lokasi kejadian, evakuasi sedang dilaksanakan oleh Tim Basarnas, BPBD, Kepolisian, Tim Kesehatan dari Puskesmas terdekat dan masyarakat sekitar.

Langsung menghampiri Kepala BPBD Kabupaten Jembrana, Komang Dhiyatmika, Wabup Ipat minta evakuasi agar dilakukan sesuai protap dan mengingatkan agar seluruh tim evakuasi waspada dan saling menjaga keselamatan masing-masing.

“Saya hanya memantau, alih-alih ingin membantu, saya takut nanti saya malah menghambat evakuasi, namun begitu saya sampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, semoga diberi kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ucap Wabup Ipat.

“Semoga evakuasi berjalan cepat dan lancar serta diberikan keselamatan kepada semua yang terlibat dalam evakuasi” ujar Wabup Ipat

Wabup Jembrana IGN Patriana Krisna bersama dengan Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih Perancak dan Tim Jembrana Cycling melepas tukik ke habitatnya.

Sebanyak 30 tukik jenis lekang yang dilepas ke habitatnya itu merupakan bantuan dari kelompok pelestari Penyu Kurma Asih Prancak kepada Tim Jembrana Cycling.

Pelepasan tukik itu merupakan bagian penting dari perlindungan terhadap kepunahan satwa serta untuk menjaga ekosistem laut. ”Ini merupakan suatu bagian perlindungan terhadap satwa. Bagaimana kita harus bisa melindungi dan menjaga kepunahannya dari ekosistem laut,” kata Wabup Ipat.   (janu/hum)