Kondisi Fisik Atlet PON Bali Diyakini Meningkat

Atlet PON Bali saat menjalani tes fisik tahap ketiga di GOR Lila Bhuana KONI Bali, Sabtu lalu. (FOTO: WAG Bulutangkis Bali)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – KONI Bali melakukan tes fisik kepada atlet PON Bali tahap ketiga, Sabtu (29/5/2021) di GOR Lila Bhuana, Denpasar. Tes dilakukan bekerja sama dengan Undiksha Singaraja dan hanya berlangsung satu hari dengan menerapkan prokes yang ketat.

Binpres KONI Bali I Nyoman Yamadhiputra, Minggu (30/5/2021) menjelaskan, tes fisik tahap ketiga lebih cepat dari jadwal semula. “Jadwalnya sih tanggal 5 Juni, tapi kami majukan karena waktu menuju PON juga sangat mepet. Oktober sudah mulai,” imbuh Yamadhiputra.

Menurut dia, KONI Bali yakin hasil tes pada tahap ini, para patriot olahraga Bali yang akan berlaga di Papua nanti meningkat dari dua tes sebelumnya.

Hal itu karena setelah mereka mengetahui jadwal kepastian PON, semangat para atlet untuk berlatih serta mengembangkan kualitas diri semakin kuat. “Tentu berkorelasi. Semangat mereka menjadi tumbuh dan memacu diri menjadi lebih baik,” tegas Yama.

Lalu, kapan hasilnya keluar? Kata Yama, bakal secepatnya, tergantung dari pihak Undiksha. Namun, KONI Bali juga berharap agar hasil itu bisa dikantongi pihaknya dalam hitungan beberapa hari ke depan. Sehingga, nantinya hasil itu dapat dijadikan acuan bagi pelatih di masing-masing cabor untuk menentukan program latihan selanjutnya.

“Kalaupun nanti ada misalnya hasil tesnya stagnan, kami kembalikan kepada pelatih. Dan pelatih punya tanggung jawab untuk bisa meningkatkan kualitas fisik atletnya,” paparnya.

Setelah ini, program lanjutan kepada atlet PON Bali adalah training camp (TC) sentralisasi. Rencananya digelar mulai bulan Juli mendatang, namun tanggal pastinya kapan atlet masuk sentralisasi belum dipastikan.

“Saat ini masing-masing cabor sedang latihan desentralisasi atau terpusat di masing-masing cabor. Kemudian setelah sentralisasi berjalan sebulan, di bulan Agustus kami melakukan tes fisik tahap keempat atau yang terakhir,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov FOPI Bali ini.

Di tes fisik terakhir nanti KONI Bali menekankan agar seluruh atlet dalam kondisi fisik puncak, sehingga saat berlaga di PON, atlet-atlet Bali bisa berlaga dengan maksimal.

“Dengan kondisi fisik yang prima tentu saja akan menunjang performa atlet dengan kualitas teknik yang dimiliki. Sehingga, harapan semua pihak dengan target yang sudah dipancang bisa terealisasi,” tandasnya.

(yus)