Covid-19 Kian Terkendali, Akankah Pariwisata Bali Segera Dibuka?

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Presiden Joko Widodo dan Gubernur Bali Wayan Koster memantau vaksinasi di Denpasar, beberapa waktu lalu. (FOTO: dok)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Pandemi virus corona di Indonesia sudah memasuki tahun kedua. Seiring itu pula angka pertambahan terkonfirmasi positif Covid-19 termasuk di Bali, masih saja terjadi,  sehingga tak seorang pun bisa memastikan kapan pandemi ini berakhir.

Memang, angka pertambahan terkonfirmasi positif Covid-19 di Bali terus menurun di bawah jumlah pasien yang berhasil sembuh. Sejak beberapa pekan lalu pertambahan terkonfirmasi positif hanya berada di dua digit.

Kondisi ini sebenarnya sangat positif terlebih Bali akan segera membuka pariwisatanya bagi dunia internasional. Jika kondisi pertambahan positif Covid-19 makin terkendali, bukan tidak mungkin apa yang menjadi harapan masyarakat Bali agar pariwisata dibuka untuk dunia luar, bakal terlaksana.

Seperti kita tahu, tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi sangat dalam karena kontribusi pariwisata sebesar 54% terhadap PDRB menjadi hilang. Jika triwulan I sebesar -1,2% (YoY), pada triwulan II naik menjadi -11,06% (YoY), triwulan III kembali terkoreksi menjadi -12,32% (YoY), dan triwulan IV menjadi -12,21% (YoY).

Sektor pariwisata Bali tidak saja menjadi sumber devisa Indonesia, tetapi juga menjadi lokomotif perekonomian Bali. Jika lokomotif tidak bergerak, dipastikan gerbong (sektor-sektor lain) ekonomi Bali mandeg juga. Itu sebabnya, pemerintah pusat sejak akhir 2020 lalu telah mengumandangkan bahwa pariwisata Bali bakal dibuka kembali untuk turis asing pada Juni-Juli ini.

Dibukanya pariwisata Bali bagi turis internasional, bukan tanpa syarat. Yang menjadi persyaratan utama, yakni angka pertumbuhan Covid-19 makin terkendali, dalam arti pertambahan terkonfirmasi positif jumlahnya lebih sedikit dibanding pasien yang sembuh.

Syarat utama itu sebenarnya sudah dicapai Bali, karena pertambahan terkonfirmasi saat ini lebih sedikit dari pertambahan pasien sembuh dari Covid-19. Pada hari Jumat 28 Mei 2021 pasien Covid-19 baru bertambah 61 orang, yang sembuh pada hari itu 71 orang.

Kemudian pada hari Sabtu 29 Mei 2021, pasien sembuh berjumlah 72 orang, sedangkan terkonfirmasi positif hanya 49 orang. Dan, pada hari Minggu 30 Mei 2021 jumlah itu menjadi 42 terkonfirmasi positif dan 60 pasien sembuh. Jumlah tiga hari terakhir ini sangat kontradiksi jika disbanding dengan pertambahan beberapa bulan silam yang berada di tiga digit pertambahan terkonfirmasi positifnya lebih banyak ketimbang yang sembuh.

Pada tanggal 27 April 2021 misalnya, terkonfirmasi positif sejumlah 150 orang, yang sembuh 127 orang. Kemudian pada tanggal 28 April 2021 terkonfirmasi positif naik menjadi 166 orang, dan yang sembuh 131 orang.

Presiden Joko Widodo tatkala memantau pelaksanaan vaksinasi di Bali, pada Selasa 16 Maret 2021 telah mengisyaratkan pariwisata Bali akan dibuka untuk turis internasional pada Juni 2021 (secara bertahap). Bali pun menggenjot pelaksanaan vaksinasi supaya herd immunity tercapai. Selain sektor Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Pelayanan Publik, Bali juga berkomitmen untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kalangan pekerja industri pariwisata.

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara pun, saat mendampingi Presiden Joko Widodo memantau pelaksanaan vaksinasi di Bali, khususnya Kota Denpasar menjelaskan, pariwisata dibuka untuk turis asing pada Juni atau Juli 2021 jika kasus  Covid-19 terkendali, penerapan protokol kesehatan diperketat, testing yang maksimal dan tentunya vaksinasi terus digenjot.

Vaksinasi memang sudah dilakukan di Bali, kendati belum semua orang telah mendapatkan vaksin. Beberapa perkantoran pemerintah dan swasta, hotel dan restoran, maupun tempat-tempat usaha lainnya, telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Akankah dengan kian terkendalinya pertumbuhan Covid-19 di Bali dan telah diterapkannya seluruh protokol kesehatan, pariwisata Bali untuk turis asing akan dibuka kembali pada Juni atau Juli ini? (red)