Ikuti Pelatihan, Kader PDIP Diharapkan Melek Sosmed dan TI

Kader PDIP Bali sedang mengikuti Prokes Swab Antigen.

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Lebih dari 75 orang kader PDIP se Bali mengikuti Pelatihan Aplikasi Sosial Media (Sosmed) dan Teknologi Informasi (TI). Harapannya mereka menjadi kader yang melek kemajuan teknologi di bidang media sosial.

Sebelum mengikuti pelatihan, para kader mesti menjalankan serangkaian protokol kesehatan Swab Antigen yang digelar sebelum kegiatan pelatihan resmi dibuka pada pukul 09.00 WITA. Giat berlangsung selama tiga hari dari Jumat 28 – 30 Mei 2021, di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Jumat (28/5/2021).

“Kami ingin memelopori semua kegiatan yang dilaksanakan, didahului dengan menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, memakai masker dan swab, demikian pula tempat duduk peserta dan undangan di dalam ruangan diatur berjarak satu meter termasuk penyediaan fasilitas nakes dan ambulance dua shift (pagi dan sore). Kita jadi pelopor pelaksanaan Prokes secara ketat,” ungkap Dewa Made Mahayadnya, S.H., ketua panitia pelaksanaan Prokes kader peserta pelatihan.

DM Mahayadnya yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali ini menegaskan, pelatihan aplikasi Sosmed dan TI bagi kader PDIP di Bali sangat penting dan strategis. Para kader akan diberikan pemahaman tentang pentingnya peranan Sosmed dan TI dalam berpolitik praktis sehingga mereka melek TI.

Dewa Made Mahayadnya, S.H

“Kami sebagai bagian dari perjalanan bangsa ini karena partai politik adalah pilar di dalamnya maka PDIP mengikuti apa perkembangan media sosial saat ini sehingga kami merasa perlu melatih kader agar mereka memahami dan menggunakan Sosmed dan kemajuan TI itu dengan bijaksana dan bertanggungjawab sesuai perkembangan zaman,” ungkap Mahayadnya.

Menurut Mahayadnya lagi, pelatihan dengan tema tersebut sangat penting karena perkembangan zaman sangat menentukan, bukan bagi kader PDIP saja tetapi juga masyarakat luas bahwa kami ada pada zamannya dan mengikuti zaman sesuai aturan.

“Kami di partai menghitung betul masyarakat yang nantinya akan punya hak pilih. Milenial yang memiliki hak pilih ada di dalam Medsos ini dimana mereka lebih kritis dalam menyampaikan pendapat atau aspirasi. Ini yang terus kami galakkan di partai kami untuk bagaimana kader bisa mengimbangi hal ini,” terangnya.

Pelatihan akan bergulir di seluruh provinsi di Indonesia dan Bali adalah pioner sekaligus pilot project dari kegiatan pelatihan yang dibuka Ketua DPD PDIP Provinsi Bali Dr. I Wayan Koster yang juga Gubernur Bali ini.     (ari)