Wali Kota Blitar Launching Penyerahan Bantuan Rumah Kerjasama CSR Bank Jatim

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wali Kota Blitar kepada warga penerima manfaat program rehabilitasi rumah.

BLITAR, PERSPECTIVESNEWS- Bekerjasama dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perwakilan Bank Jatim Cabang Blitar, Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar mengadakan launching penyerahan bantuan rehabilitasi rumah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kota Blitar, Kamis (27/5/2021).

Hal ini mengingat semakin meningkatnya kualitas pembangunan fisik di Kota Blitar yang telah berjalan dalam beberapa tahun ke belakang. Pun, tidak lepas dari peranan Pemerintah Kota Blitar yang terus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan warga Kota Blitar.

Salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Blitar adalah melalui kebijakan stimulus bantuan rehabilitasi rumah tinggal bagi warga Kota Blitar yang telah melalui proses pendataan terpadu.

Bertempat di aula Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar, acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh puluhan perwakilan warga penerima bantuan rehabilitasi rumah tersebut dibuka secara langsung oleh Wali Kota Blitar Drs. Santoso, M.Pd yang menyampaikan sambutan didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar Ir. Erna Santi beserta perwakilan Bank Jatim Cabang Blitar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Santoso menjelaskan, program bantuan rehabilitasi rumah merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Blitar untuk membantu kesejahteraan warga Kota Blitar dalam memiliki rumah yang layak huni.

“Bantuan dari CSR Bank Jatim disalurkan untuk membantu bedah rumah dengan anggaran total sebesar Rp 4 Milyar dari DAK APBD yang digunakan. Dana tersebut diharapkan bisa menampung tenaga masyakarat untuk proyek padat karya yang nantinya bisa memutar perekonomian warga sekitar. Kami sangat mengapresiasi kerjasama serta bantuan dari berbagai pihak yang telah memfasilitasi berjalannya program rehabilitasi yang telah berjalan baik dari tahun sebelumnya ini,” ungkap Wali Kota Blitar Drs. Santoso kepada media selepas acara.

Lebih lanjut dijelaskan Kepala Dinas Perumahan Rakyat (Dispera) Kota Blitar Ir. Erna Santi, berdasarkan pantauan Dispera ada 2800 unit Rumah Tidak Layak Huni lebih yang sampai tahun 2021 dtargetkan 1200 unit, sisanya akan diselesaikan tahun depan.

“Dari jumlah tersebut, dialokasikan untuk rehabilitasi dari sumber dana DAK sebanyak 140 unit rumah, dari APBN untuk 77 penerima bantuan. Total sejumlah 324 unit rumah yang dapat ditangani melalui program ini dimana terdapat 10 unit yang baru sedangkan untuk yang kategori rehab sebanyak 97 unit. Sedangkan untuk peningkatan kualitas mulai dari kategori ringan, sedang dan berat merata untuk semua kecamatan di Kota Blitar,” tutup Ir. Erna.    (the)